Harga minyak di Asia mendatar

Jum'at, 29 November 2013 - 13:28 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia mendatar
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini mendatar, setelah libur Thanksgiving di Amerika Serikat (AS), dengan investor semakin khawatir atas meningkatnya stok minyak mentah di negeri Adidaya tersebut.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun delapan sen menjadi USD92,22 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Januari turun satu persen menjadi USD110,85 per barel.

"Belum banyak pergerakan pasar di jam (perdagangan) Asia, dengan beberapa lead setelah libur Thanksgiving (pesta hari pengucapan syukur) AS," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Jumat (29/11/2013).

Dia mengatakan WTI masih tertekan oleh kenaikan berkelanjutan dalam stok minyak mentah selama 10 pekan terakhir.

Departemen Energi AS melaporkan stok minyak mentah komersial meningkat sebesar 3 juta barel pekan lalu, jauh di atas perkiraan analis sebesar 500.000 barel. Sejak 13 September, stok minyak mentah komersial telah meningkat 35,8 miliar, atau lebih dari 10 persen.

WTI diperdagangkan di atas USD100 per barel untuk sebagian besar musim panas, tetapi telah mencelup sejak 21 Oktober, karena meningkatnya persediaan dan peredaan ketegangan geopolitik, termasuk keputusan Washington menunda aksi militer di Suriah dan hubungan yang lebih baik dengan Iran.

Kekhawatiran atas meningkatnya perselisihan politik di Libya, anggota dari kartel minyak OPEC, terus mendorong patokan minyak mentah Eropa, Brent. Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dalam kekerasan di negara Afrika Utara setelah terjadi pemogokan tiga hari sebagai protes para milisi.

Para pengunjuk rasa dengan berbagai tuntutan telah memblokir terminal ekspor minyak dan gas sejak akhir Juli, menyebabkan pendapatan terjun 80 persen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
26 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved