Sebanyak 154 saham melemah, IHSG tinggalkan 4.300
Selasa, 03 Desember 2013 - 12:05 WIB
Sebanyak 154 saham melemah, IHSG tinggalkan 4.300
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini ditutup meninggalkan level 4.300. IHSG melemah 32,17 poin atau 0,74 persen ke level 4.289,81.
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir 16,00 poin atau 0,37 persen ke level 4.305,98 dipicu melemahnya Wall Street pada perdagangan semalam. Pelemahan ini balik arah dari posisi penutupan kemarin yang berhasil menguat 65,54 poin atau 1,54 persen ke level 4.321,98 didorong inflasi November yang masih terjaga dan neraca surplusnya perdagangan Oktober.
Sementara itu, pelemahan IHSG siang ini di tengah variatifnya bursa kawasan Asia. Indeks Shanghai turun 1,81 poin atau 0,08 persen ke 2.205,56; Hang Seng anjlok 140,22 poin atau 0,58 persen menjadi 23.898,33; Nikkei naik 119,23 poin atau 0,76 persen ke 15.775,25 dan Straits Times naik 2,00 poin atau 0,06 persen menjadi 3.190,60.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,04 triliun dengan 2,11 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp55,76 miliar. Tercatat sebanyak 71 saham naik, 154 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Sektor saham siang ini seluruhnya memerah. Sektor yang memimpin pelemahan adalah properti yang turun 1,46 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,40 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp650 ke Rp28.650, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 ke R1.150 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp100 ke Rp5.350.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp75 ke Rp4.175, PT Astra international Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp6.350 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 menjadi Rp4.850.
IHSG pagi tadi dibuka tergelincir 16,00 poin atau 0,37 persen ke level 4.305,98 dipicu melemahnya Wall Street pada perdagangan semalam. Pelemahan ini balik arah dari posisi penutupan kemarin yang berhasil menguat 65,54 poin atau 1,54 persen ke level 4.321,98 didorong inflasi November yang masih terjaga dan neraca surplusnya perdagangan Oktober.
Sementara itu, pelemahan IHSG siang ini di tengah variatifnya bursa kawasan Asia. Indeks Shanghai turun 1,81 poin atau 0,08 persen ke 2.205,56; Hang Seng anjlok 140,22 poin atau 0,58 persen menjadi 23.898,33; Nikkei naik 119,23 poin atau 0,76 persen ke 15.775,25 dan Straits Times naik 2,00 poin atau 0,06 persen menjadi 3.190,60.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,04 triliun dengan 2,11 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp55,76 miliar. Tercatat sebanyak 71 saham naik, 154 saham melemah dan 89 saham stagnan.
Sektor saham siang ini seluruhnya memerah. Sektor yang memimpin pelemahan adalah properti yang turun 1,46 persen, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 1,40 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp650 ke Rp28.650, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 ke R1.150 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik Rp100 ke Rp5.350.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp75 ke Rp4.175, PT Astra international Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp6.350 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 menjadi Rp4.850.
(rna)
Lihat Juga :