Kinerja reksa dana pendapatan tetap minus 5,46%

Selasa, 03 Desember 2013 - 14:57 WIB
Kinerja reksa dana pendapatan...
Kinerja reksa dana pendapatan tetap minus 5,46%
A A A
Sindonews.com - Kinerja reksa dana pendapatan tetap dari sisi imbal hasil (return) hingga akhir November 2013 tercatat paling minus dibanding reksa dana jenis lainnya. Reksa dana pendapatan tetap mencatat kinerja rata-rata minus 5,46 persen.

Berdasarkan data Infovesta Utama, dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode yang sama tercatat minus 1,40 persen, kinerja reksa dana saham minus 3,79 persen. Sedangkan reksa dana campuran minus 1,60 persen.

Analis Riset PT Infovesta Utama Vilia Wati mengatakan, kekhawatiran pelaku pasar mengenai rencana pemangkasan stimulus moneter (tapering off) oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) yang terus berlanjut menjadi faktor pemberat laju bursa saham dan obligasi. Kinerja rata-rata obligasi pemerintah pada periode yang sama juga tercatat minus 6,64 persen.

"Akibat koreksi pada kedua aset dasar tersebut, kinerja reksa dana khususnya reksa dana yang memiliki portofolio mayoritas pada saham atau obligasi ikut terkoreksi," kata dia kepada Sindonews, Selasa (3/12/2013).

Sementara sepanjang November saja, dengan kinerja rata-rata IHSG minus 5,64 persen, kinerja rata-rata reksa dana saham negatif 6,14 persen, reksa dana campuran minus 4,70 persen. Sedangkan, dengan kinerja rata-rata obligasi pemerintah minus 2,7 persen, kinerja rata-rata pendapatana tetap negatif 3,98 persen.

Jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, kinerja reksa dana tahun lalu jauh lebih baik. Tercatat kinerja rata-rata reksa dana saham hingga akhir November 2012 mencapai 9,35 persen, reksa dana campuran 6,94 persen dan pendapatan tetap mencapai 7,19 persen.

Dengan kinerja reksa dana hingga bulan ke-11 tahun ini yang minus, Vilia berpendapat, sulit bagi reksa dana untuk membukukan kinerja positif hingga penghujung tahun ini.

"Meski ada potensi membaiknya kinerja reksa dana menjelang akhir tahun, namun dengan minimnya sentimen positif yang ada saat ini, agak sulit untuk reksa dana mencatatkan kinerja positif di akhir tahun," ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
5 menit yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Infografis
10 Petinju dengan Pendapatan...
10 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved