Biaya distribusi elpiji 12 kg dibebankan ke masyarakat

Rabu, 04 Desember 2013 - 14:24 WIB
Biaya distribusi elpiji...
Biaya distribusi elpiji 12 kg dibebankan ke masyarakat
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) mengalihkan beban biaya pengisian dan distribusi elpiji tabung 12 kilogram (kg) kepada masyarakat terhitung 1 Desember 2013. Beban biaya itu berkisar antara Rp4.000-Rp7.500 per tabung.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menuturkan, pengalihan beban biaya ini berlaku untuk Pulau Jawa. Sedangkan di luar Pulau Jawa sudah berlaku sebelumnya.

"Ini bukan kenaikan harga tapi menggeser biaya pengisian dan distribusi elpiji 12 kg ke konsumen," kata Hanung saat ditemui usai acara Deklarasi Nasional Pembentukan Karakter Sobat Bumi Festival Sobat Bumi Pertamina di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (4/12/2013)

Hanung menjelaskan, pembebanan biaya kepada masyarakat tergantung dengan jarak. Dia menyebut, beban yang diterima konsumen berkisar antara Rp4.000 hingga Rp7.500 di Pulau Jawa, artinya Pertamina masih tetap menyubsidi tabung elpiji 12 kg sekitar Rp5.100 per kg.

"Pertamina masih rugi tahun ini sekitar Rp6 triliun dari penjualan elpiji 12 kg," ungkap dia.

Lebih jauh Hanung menjelaskan, elpiji 12 kg merupakan produk untuk masyarakat kelas menengah ke atas. Sedangkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah sudah disediakan elpiji tabung 3 kg, yang disubsidi pemerintah.

Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat mampu maupun sektor bisnis yang selama ini menggunakan elpiji 12 kg untuk tidak beralih menggunakan elpiji 3 kg.

"Di luar Pulau Jawa sudah kita berlakukan dan tidak ada masalah. Di Papua satu tabungnya sekitar Rp220.000," ujar dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
39 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
47 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved