Industri kayu di Sulsel didorong terapkan SVLK

Rabu, 11 Desember 2013 - 17:31 WIB
Industri kayu di Sulsel...
Industri kayu di Sulsel didorong terapkan SVLK
A A A
Sindonews.com - Dinas Kehutanan Sulawesi Selatan (Sulsel) mendorong agar industri kayu di Sulsel memiliki legalitas kayu dengan menerapkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK).

Kepala Dinas Kehutanan, Syukri Mattinetta mengatakan, sertifikat SVLK merupakan bukti bahwa sumber bahan baku kayu yang digunakan legal dan sah, serta sumbernya dapat dipertanggungjawabkan.

Sayangnya, dari 326 industri kayu di Sulsel hanya 14 unit yang menerapkan SVLK. "Kami berharap sisa waktu dapat dimanfaatkan pelaku industri untuk segera mengurus SVLK. Sehingga pada 2014 tidak ada lagi kayu yang dijual keluar tanpa SVLK. Jika tidak menerapkan SVLK, industri akan sulit berkembang," kata dia dalam klinik dan temu wirausaha kehutanan Sulawesi di hotel Avira, Rabu (11/12/2013).

Di Sulawesi, penerapan SVLK aktif disosialisasikan oleh Sulawesi Community Foundation (SCF) atas kerja sama dengan Kementerian Kehutanan. Direktur SCF, Rostanto Suprapto mengungkapkan, SVLK memberikan banyak keuntungan dan kemudahan dalam proses penjualan produk industri berbahan kayu.

"Saat ini SVLK sudah diakui ni Eropa. Dengan SVLK kayu dari Indonesia akan bisa menembus ke uni Eropa," ujar dia.

Menurutnya, potensi kawasan hutan yang ada di Sulawesi cukup besar, yakni 11.738.279.20 ha atau sekitar 8,78 persen dari luas kawasan hutan di Indonesia. Sehingga cukup memberikan peluang besar bagi masyarakat dalam mengelola kawasan hutan tersebut.

Meski potensi cukup besar, namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada triwulan III/2013, secara year on year Industri kayu di Sulsel mengalami penurunan sebesar 8,33 persen.

Sementara, Ketua Indonesian Sawmill and Wood Working Association (ISWA) Sulsel, Johnny Tjowasi mengajak para pengusaha industri kayu agar merangkul para petani kayu rakyat.

Johnny mengatakan, dengan adanya kerja sama antara pengusaha dan petani, industri kayu di Sulsel bisa maju seperti halnya di Jawa. "Para petani tersebut yang membuat industri kita hidup, karena sumber bahan baku kita berasal dari mereka," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pendekatan Yurisdiksi...
Pendekatan Yurisdiksi Dinilai Penting untuk Dorong Perlindungan Hutan
Indonesia Dorong Kesetaraan...
Indonesia Dorong Kesetaraan dalam Sertifikasi Pengelolaan Hutan
Indonesia Pimpin Dialog...
Indonesia Pimpin Dialog FACT, 23 Negara Janji Bantu Hutan-hutan Dunia
Fakta Baru Keangkeran...
Fakta Baru Keangkeran Hutan di Indonesia Terungkap
Forum Penyelamat Hutan...
Forum Penyelamat Hutan Jawa Gugat Pemerintah Cabut SK Menteri LHK tentang KHDPK
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Berita Terkini
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
41 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
1 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
2 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved