IHSG ditutup memerah karena tekanan jual
Senin, 16 Desember 2013 - 16:03 WIB
IHSG ditutup memerah karena tekanan jual
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana pekan ini kembali terjerembab di zona merah ditekan bertambahnya tekanan jual. IHSG ditutup anjlok 48,87 poin atau 1,17 persen ke level 4.125,96.
IHSG pagi tadi dibuka gugur 31,09 poin atau 0,74 persen ke level 4.143,74 ditekan aksi jual investor asing. Pelemahan terus berlanjut hingga jeda siang, dimana IHSG menurun 37,25 poin atau 0,90 persen ke level 4.137,58.
Pelemahan sore ini meneruskan akhir pekan lalu. Pada Jumat (13/12/2013), IHSG berakhir melemah 37,39 poin atau 0,89 persen ke level 4.174,83.
Sementara itu, pelemahan IHSG sore ini seiring melemahanya bursa di kawasan Asia.
Indeks Shanghai turun 35,21 poin atau 1,63 persen ke 2.160,86; Hang Seng susut 131,30 poin atau 0,57 persen menjadi 23.114,66; Nikkei anjlok 250,20 poin atau 1,65 persen ke 15.152,91 dan Straits Times turun 10,19 poin atau 0,33 persen menjadi 3.055,83.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,06 triliun dengan 4,41 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp191,27 miliar. Tercatat sebanyak 72 saham naik, 193 saham melemah dan 101 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah perkebunan yang turun 3,43 persen, diikuti sektor properti yang terkoreksi 1,40 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp100 ke Rp11.000, PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp20 ke Rp1.920 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp100 ke Rp6.900.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp150 ke Rp4.475, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 menjadi Rp38.600 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp25 menjadi Rp3.800.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp125 ke Rp4.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 menjadi Rp38.650 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 menjadi Rp26.250.
IHSG pagi tadi dibuka gugur 31,09 poin atau 0,74 persen ke level 4.143,74 ditekan aksi jual investor asing. Pelemahan terus berlanjut hingga jeda siang, dimana IHSG menurun 37,25 poin atau 0,90 persen ke level 4.137,58.
Pelemahan sore ini meneruskan akhir pekan lalu. Pada Jumat (13/12/2013), IHSG berakhir melemah 37,39 poin atau 0,89 persen ke level 4.174,83.
Sementara itu, pelemahan IHSG sore ini seiring melemahanya bursa di kawasan Asia.
Indeks Shanghai turun 35,21 poin atau 1,63 persen ke 2.160,86; Hang Seng susut 131,30 poin atau 0,57 persen menjadi 23.114,66; Nikkei anjlok 250,20 poin atau 1,65 persen ke 15.152,91 dan Straits Times turun 10,19 poin atau 0,33 persen menjadi 3.055,83.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,06 triliun dengan 4,41 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp191,27 miliar. Tercatat sebanyak 72 saham naik, 193 saham melemah dan 101 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah perkebunan yang turun 3,43 persen, diikuti sektor properti yang terkoreksi 1,40 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp100 ke Rp11.000, PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) naik Rp20 ke Rp1.920 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp100 ke Rp6.900.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp150 ke Rp4.475, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 menjadi Rp38.600 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp25 menjadi Rp3.800.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp125 ke Rp4.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp750 menjadi Rp38.650 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 menjadi Rp26.250.
(rna)
Lihat Juga :