Aksi beli asing meningkat, IHSG naik 1%
Kamis, 19 Desember 2013 - 12:04 WIB
Aksi beli asing meningkat, IHSG naik 1%
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini ditutup naik 41,7 poin atau 1 persen ke level 4.237,98 didukung meningkatnya aksi beli asing.
IHSG pagi tadi dibuka menguat 43,81 poin atau 1,04 persen ke level 4.240,09 didukung naiknya saham-saham di Wall Street secara signifikan pada perdagangan semalam setelah the Fed mengumumkan akan melakukan pemangkasan stimulus mulai Januari 2014.
Penguatan ini melanjutkan kenaikan IHSG kemarin, yang ditutup bertambah 13,93 poin atau 0,33 persen ke level 4.196,28 karena meningkatnya aksi beli asing. Penguatan IHSG kemarin di tengah variatifnya bursa kawasan Asia.
Sementara siang ini, Bursa kawasan Asia mayoritas bertahan di jalur hijau. Indeks Shanghai turun 1,89 poin atau 0,09 persen ke 2.146,39; Hang Seng naik 9,45 poin atau 0,04 persen menjadi 23.153,27; Nikkei naik 232,01 poin atau 1,47 persen ke 15.819,81 dan Straits Times naik 6,39 poin atau 0,21 persen menjadi 3.068,17.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan 2,73 15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp164,98 miliar. Tercatat sebanyak 157 saham naik, 63 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Sektor saham siang ini seluruhnya positif, dengan penguatan tertinggi dipimpin sektor aneka industri yang nak 1,51 persen, diikuti sektor manufaktur yang menguat 1,3 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 ke Rp3.925, PT Assra International Tbk (ASII) naik Rp100 ke Rp6.350 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 ke Rp41.600.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp200 ke Rp10.550, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp2000 menjadi Rp6.700 dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp60 menjadi Rp1.720.
IHSG pagi tadi dibuka menguat 43,81 poin atau 1,04 persen ke level 4.240,09 didukung naiknya saham-saham di Wall Street secara signifikan pada perdagangan semalam setelah the Fed mengumumkan akan melakukan pemangkasan stimulus mulai Januari 2014.
Penguatan ini melanjutkan kenaikan IHSG kemarin, yang ditutup bertambah 13,93 poin atau 0,33 persen ke level 4.196,28 karena meningkatnya aksi beli asing. Penguatan IHSG kemarin di tengah variatifnya bursa kawasan Asia.
Sementara siang ini, Bursa kawasan Asia mayoritas bertahan di jalur hijau. Indeks Shanghai turun 1,89 poin atau 0,09 persen ke 2.146,39; Hang Seng naik 9,45 poin atau 0,04 persen menjadi 23.153,27; Nikkei naik 232,01 poin atau 1,47 persen ke 15.819,81 dan Straits Times naik 6,39 poin atau 0,21 persen menjadi 3.068,17.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,4 triliun dengan 2,73 15 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp164,98 miliar. Tercatat sebanyak 157 saham naik, 63 saham melemah dan 96 saham stagnan.
Sektor saham siang ini seluruhnya positif, dengan penguatan tertinggi dipimpin sektor aneka industri yang nak 1,51 persen, diikuti sektor manufaktur yang menguat 1,3 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 ke Rp3.925, PT Assra International Tbk (ASII) naik Rp100 ke Rp6.350 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 ke Rp41.600.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp200 ke Rp10.550, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp2000 menjadi Rp6.700 dan PT Astra Graphia Tbk (ASGR) turun Rp60 menjadi Rp1.720.
(rna)
Lihat Juga :