Pemimpin berikutnya harus berani menghentikan impor pangan

Selasa, 24 Desember 2013 - 10:22 WIB
Pemimpin berikutnya...
Pemimpin berikutnya harus berani menghentikan impor pangan
A A A
Sindonews.com - Kebijakan untuk menghentikan keran impor pangan sudah seharusnya dilakukan. Selain untuk menyelamatkan situasi ekonomi dalam negeri, kebijakan impor dapat merugikan produsen dalam negeri. Selama ini, belum ada dan belum pernah ada pemimpin di Indonesia yang mampu menghentikan impor pangan.

"Mereka hanya bisa mengingatkan dan memberitahu kepada masyarakat tentang kenaikan harga cabai atau kenaikan bahan pokok lainnya," kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Rio Patrice de Capella dalam keterangan resminya, Selasa (24/12/2013).

Menurutnya, pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Indonesia mendatang adalah pemimpin yang bisa mencarikan solusi atas permasalahan pangan tersebut. Dikatakannya, harus ada partai politik yang mampu mencarikan solusi kepada pemimpin Indonesia yang baru.

"Partai harus mampu mencarikan solusi kepada pemimpin Indonesia yang baru tentang berbagai macam permasalahan yang menimpa negeri ini," paparnya.

Dari penilaian dia, pemimpin yang ada saat ini tidak memihak kepada kepentingan rakyat. Misalnya saja, dalam hal kebijakan impor bahan pangan.

"Kita tidak butuh seorang pemimpin yang hanya aktif di media sosial dibanding mencari solusi atas isu-isu aktual yang terjadi di tengah masyarakat," tukasnya.

Dia menambahkan, pemerintah saat ini belum serius mengelola negara. "Pemerintah sekarang tampak belum serius (mengelola negara), negeri kita bukan siapa pemimpin ke depan, tapi pemimpin seperti apa. Pemimpin yang ideal bukan yang hanya mampu membalas isu via twitter," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
5 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved