Pertamina tantang swasta masuki bisnis elpiji 12 kg

Senin, 06 Januari 2014 - 20:55 WIB
Pertamina tantang swasta...
Pertamina tantang swasta masuki bisnis elpiji 12 kg
A A A
Sindonews.com - Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya mempersilakan jika ada industri lain yang ingin bersaing dengan Pertamina dalam menjalankan bisnis elpiji kemasan 12 kg. Menurut dia, kenaikan harga elpiji nonsubsidi kemasan 12 kg bukan sebuah monopoli yang dilakukan oleh perseroan.

“Seolah–olah Pertamina memonopoli elpiji 12 kg. Padahal tidak masuknya pebisnis lain karena harga masih di bawah keekonomian. Kalau harga keekonomian pasti banyak yang masuk menjalankan bisnis ini,” kata dia di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (6/1/2014).

Hal senada disampaikan mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu yang mengatakan Pertamina tidak memonopoli bisnis elpiji nonsubsidi kemasan 12 kg. Lantaran Pertamina tidak melarang pelaku usaha lain masuk dalam bisnis elpiji 12 kg. “Mereka tidak masuk, karena ini bisnis rugi (di bawah harga keekonomian)” katanya.

Produksi elpiji hanya dilakukan oleh Pertamina karena tidak ada badan usaha lain yang mau masuk di bisnis ini. Pasalnya harga masih murah sehingga tidak benar jika harga naik karena monopoli.

Dia menambahkan, kenaikan harga elpiji nonsubsidi kemasan 12 kg merupakan hal yang realistis karena sudah tertahan selama lima tahun dilarang oleh pemerintah.

Kerugian signifikan Pertamina di bisnis elpiji dimulai 2008, saat kurs melemah 25 persen. “Saat itu, Pertamina minta naik, tapi dilarang pemerintah dengan alasan dekat Pemilu 2009. Demikian pula, usulan kenaikan selalu ditolak dan akhirnya kerugian makin besar,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
29 menit yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
3 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
4 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
5 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved