Dari jamu, Irwan Hidayat rambah bisnis perbankan

Kamis, 09 Januari 2014 - 17:02 WIB
Dari jamu, Irwan Hidayat...
Dari jamu, Irwan Hidayat rambah bisnis perbankan
A A A
BICARA jamu orang pasti mengenal sosok Irwan Hidayat. Setelah sukses dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), kini dia merambah bisnis perbankan, dengan mendirikan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Muncul Artha Sejahtera (MAS) Semarang.

Irwan menuturkan, BPR yang beralamat di Jalan Raya Kaligawe 12 B Semarang tersebut resmi beroperasi hari ini. Bersama keluarga, dia menjadi salah satu pemegang saham dengan membidik nasabah dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah(UMKM) sebagai pasar potensial.

"Kami berharap BPR MAS ini benar-benar bisa membantu sektor UMKM untuk lebih berkembang lagi," kata Irwan usai peresmian BPR MAS, Kamis (9/1/2014).

Dia mengungkapkan rencana pendirian BPR, sebenarnya sudah sejak tiga tahun lalu. Namun, baru mendapatkan izin usaha dari Bank Indonesia (BI) tahun ini.

"Pendirian ini berawal dari keinginan kami untuk membantu pengembangan sektor UKM, supaya bisa berkembang," imbuh pria kelahiran 23 April 1947 ini.

Irwan menjelaskan, bahwa BPR MAS ini murni sebagai bisnis keluarga Hidayat dan tidak ada sangkut pautnya dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

Seperti diketahui, dia adalah salah seorang pengusaha jamu asal Indonesia yang paling sukses. Irwan merupakan cucu dari pendiri Sido Muncul bernama Rakhmat Sulistio. Perusahaan ini diwariskan kepadanya dan empat saudara laki-lakinya pada 1972.

Seiring perkembangan usaha, SIDO kini melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), tepatnya pada 18 Desember 2013. Menurut Irwan, terealisasinya pencatatan saham perusahaan di lantai BEI merupakan perwujudan dari komitmen perseroan untuk menjadi sebuah perusahaan terbuka (emiten).

Saking pentingnya arti pencatatan saham ini, dia sampai menitikkan air mata lantaran orang tua yang selama ini memberi dukungan kepadanya dan perseroan untuk melakukan penawaran dan pencatatan saham di BEI, berhalangan hadir.

"Sido Muncul bisa seperti ini karena orang tua saya. Saya menangis karena seharusnya yang menerima cinderamata dengan listing ini adalah orang tua saya. Tapi, beliau tidak hadir," tutur Irwan, saat listing SIDO di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bikin Pelanggan Betah!...
Bikin Pelanggan Betah! Panduan Lengkap Bikin Chatbot WhatsApp Business, Dijamin Auto Cuan!
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader, Strategi Jitu Visi 15 Kepala Daerah Bangkit dari Pandemi Covid-19
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader Season XII Angkat Tema Kepala Daerah sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi
MPI Gelar IVL Season...
MPI Gelar IVL Season IX, Hari Ini Kepala Daerah Beberkan Strategi Percepatan Ekonomi
Wali Kota Banda Aceh...
Wali Kota Banda Aceh Terima Penghargaan IVL dari MPI
Terima Penghargaan IVL,...
Terima Penghargaan IVL, Wali Kota Banda Aceh Komitmen Bangkitkan UMKM
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
58 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved