SMGR bidik laba bersih 2014 tumbuh 15%
Jum'at, 10 Januari 2014 - 09:27 WIB
SMGR bidik laba bersih 2014 tumbuh 15%
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) optimis dapat membukukan pendapatan tumbuh 20 persen dengan laba bersih meningkat 10-15 persen pada tahun ini.
SMRG menargetkan, pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp25,9 triliun. Angka itu naik 20 persen dari target pendapatan 2013 sebesar Rp21,6 triliun.
"Pendapatan kami masih tumbuh di atas 20 persen dibandingkan pendapatan sepanjang tahun lalu," kata Direktur Keuangan SMGR Ahyanizzaman dalam acara Ulang Tahun Semen Indonesia ke-1 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (9/1/2014) malam.
Menurut Ahyanizzam, meningkatnya pendapatan perseroan juga akan mempengaruhi perolehan laba bersih yang akan dicatatkan perseroan pada 2014. SMGR menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun ini sebesar 10 persen.
Pada tahun 2013, SMGR menargetkan laba bersih Rp6,35 triliun. Artinya, laba bersih perseroan di tahun ini dapat mencapai angka Rp7,62 triliun.
"Target 2014 masih bisa di atas 10 persen untuk laba bersih, growth pertumbuhan nasional kan masih 6 persen. Mungkin kami bisa sampai 15 persen," papar dia.
Target tersebut didukung volume permintaan semen yang diperkirakan akan meningkat pada tahun ini seiring dengan meningkatnya proyek infrastruktur dan properti.
SMRG menargetkan, pendapatan tahun ini bisa mencapai Rp25,9 triliun. Angka itu naik 20 persen dari target pendapatan 2013 sebesar Rp21,6 triliun.
"Pendapatan kami masih tumbuh di atas 20 persen dibandingkan pendapatan sepanjang tahun lalu," kata Direktur Keuangan SMGR Ahyanizzaman dalam acara Ulang Tahun Semen Indonesia ke-1 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (9/1/2014) malam.
Menurut Ahyanizzam, meningkatnya pendapatan perseroan juga akan mempengaruhi perolehan laba bersih yang akan dicatatkan perseroan pada 2014. SMGR menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun ini sebesar 10 persen.
Pada tahun 2013, SMGR menargetkan laba bersih Rp6,35 triliun. Artinya, laba bersih perseroan di tahun ini dapat mencapai angka Rp7,62 triliun.
"Target 2014 masih bisa di atas 10 persen untuk laba bersih, growth pertumbuhan nasional kan masih 6 persen. Mungkin kami bisa sampai 15 persen," papar dia.
Target tersebut didukung volume permintaan semen yang diperkirakan akan meningkat pada tahun ini seiring dengan meningkatnya proyek infrastruktur dan properti.
(rna)
Lihat Juga :