Harga minyak di perdagangan Asia turun

Senin, 13 Januari 2014 - 12:25 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia turun
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini turun, di tengah kekhawatiran data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan dapat mempengaruhi permintaan di ekonomi terbesar dunia tersebut.

Dilansir dari Economic Times, Senin (13/1/2014), kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, turun 29 sen menjadi USD92,43 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Februari merosot 12 sen menjadi USD107,13 per barel.

Pasar keuangan dikejutkan laporan data pekerjaan Departemen Tenaga Kerja AS untuk Desember, yang menunjukkan ekonomi hanya menambah 74.000 pekerjaan, jauh di bawah perkiraan konsensus 197.000.

Menurut para analis, tingkat pengangguran di AS turun menjadi 6,7 persen, dari 7,0 persen pada November. Namun, banyak orang telah menyerah mencari pekerjaan.

Kesehatan ekonomi AS merupakan pendorong utama untuk harga minyak mentah karena Amerika Serikat merupakan negara konsumen minyak terbesar di dunia.

Data pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan bisa mendorong Federal Reserve (Fed) menunda pengurangan program stimulus lebih lanjut pada pertemuan berikutnya akhir bulan ini.

Pada pertemuan terakhir Desember, komite kebijakan bank mengatakan, akan memotong skema pembelian obligasi sebesar USD10 miliar per bulan sampai USD75 miliar pada Januari, mengutip kenaikan perekonomian.

Setiap keterlambatan tapering (pengurangan stimulus) akan menempatkan tekanan pada mata uang AS, membuat minyak dan dolar (USD) lebih murah sehingga mendorong permintaan.

"Fokusnya masih pada data pekerjaan AS. Ini telah memberikan banyak gagasan bahwa laju pengurangan stimulus akan berkurang," ujar Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets, Singapura.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
31 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved