Harga minyak di Asia masih bervariasi

Jum'at, 17 Januari 2014 - 14:16 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia masih bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini masih bervariasi, karena kekhawatiran pasokan anggota non-OPEC (organisasi negara pengekspor minyak), seperti Amerika Serikat (AS) yang meningkatkan produksi.

Patokan minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, naik 14 sen menjadi USD94,10 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea, patokan Eropa untuk Maret, turun 21 sen menjadi USD105,54 per barel (kontrak Februari berakhir pada Kamis).

"Dealer takut persediaan mungkin melebihi permintaan, didorong peningkatan produksi dari (produsen) non-anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak," kata Phillip Futures dalam sebuah komentar pasar, seperti dilansir dari AFP, Jumat (17/1/2014).

Produksi OPEC pada Desember turun menjadi 29.440.000 barel per hari, di bawah batas 30 juta barel per hari yang ditetapkan pada bulan yang sama. Namun, Phillip Futures mencatat produksi minyak mentah AS naik ke level tertinggi dalam 25 tahun sebesar 8.160.000 barel per hari pekan lalu.

Sebanyak 12 negara anggota OPEC dalam laporan bulanannya mengatakan, bahwa permintaan minyak diperkirakan turun pada 2014 karena pasokan dari non-anggota meningkat sekitar 1,27 juta barel per hari selama 2013 menjadi rata-rata 55,38 miliar barel per hari. Pertumbuhan pasokan non-OPEC direvisi lebih tinggi, terutama berasal dari Amerika Serikat dan Kanada.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved