Ini pandangan analis soal polemik PGN-Pertamina
Senin, 20 Januari 2014 - 15:10 WIB
Ini pandangan analis soal polemik PGN-Pertamina
A
A
A
Sindonews.com - Guna menjaga posisi sahamnya tetap stabil, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN diharapkan dapat fokus pada perbaikan kinerja sembari menegaskan posisinya secara hukum terkait rencana akuisisi perseroan oleh PT Pertamina (Persero).
"Sebenarnya dari manajemen sudah cukup baik, di mana mereka (PGN) selalu menjaga kinerjanya. Tapi, yang namanya saham tidak semata-mata hanya masalah fundamental, tapi ada sentimen lain yang ikut mempengaruhi. Namun, minimal kinerja keuangannya bisa mereka jaga dan selalu update dengan berita terbaru," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (20/1/2014).
Terkait permasalahan akuisisi PGN oleh Pertamina yang hingga saat ini terus berpolemik, Reza menuturkan bahwa PGN harus menjelaskan kepada pemegang sahamnya perihal kedudukan perusahaan secara hukum terkait hal tersebut.
"Apalagi masalah dengan Pertamina, kalau manajemen PGN dapat menjelaskan posisi hukum mereka seperti apa, itu akan lebih baik lagi dapat memberikan informasi yang jelas kepada publik," kata dia.
Sementara, Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surawijaya menuturkan pendapatan hampir sama. Sampai sekarang, menurut dia, publik ingin mengerti alasan utama mengapa wacana akuisisi yang kian santer dibicarakan tersebut.
"Harus jelas dulu, alasan dari Pertamina untuk akuisisi itu dasarnya apa? Begitu pun dari PGN jika tidak ingin diakuisisi itu alasannya apa? Kalau untuk kepentingan masyarakat itu oke, tapi jangan sampai hanya untuk kepentingan bisnis saja. Jadi, satu pihak yang diuntungkan karena kalau bicara gas, PGN ini juga sudah besar," tutur dia.
"Sebenarnya dari manajemen sudah cukup baik, di mana mereka (PGN) selalu menjaga kinerjanya. Tapi, yang namanya saham tidak semata-mata hanya masalah fundamental, tapi ada sentimen lain yang ikut mempengaruhi. Namun, minimal kinerja keuangannya bisa mereka jaga dan selalu update dengan berita terbaru," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (20/1/2014).
Terkait permasalahan akuisisi PGN oleh Pertamina yang hingga saat ini terus berpolemik, Reza menuturkan bahwa PGN harus menjelaskan kepada pemegang sahamnya perihal kedudukan perusahaan secara hukum terkait hal tersebut.
"Apalagi masalah dengan Pertamina, kalau manajemen PGN dapat menjelaskan posisi hukum mereka seperti apa, itu akan lebih baik lagi dapat memberikan informasi yang jelas kepada publik," kata dia.
Sementara, Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surawijaya menuturkan pendapatan hampir sama. Sampai sekarang, menurut dia, publik ingin mengerti alasan utama mengapa wacana akuisisi yang kian santer dibicarakan tersebut.
"Harus jelas dulu, alasan dari Pertamina untuk akuisisi itu dasarnya apa? Begitu pun dari PGN jika tidak ingin diakuisisi itu alasannya apa? Kalau untuk kepentingan masyarakat itu oke, tapi jangan sampai hanya untuk kepentingan bisnis saja. Jadi, satu pihak yang diuntungkan karena kalau bicara gas, PGN ini juga sudah besar," tutur dia.
(rna)