Permintaan emas di China 2013 tembus rekor

Senin, 10 Februari 2014 - 15:49 WIB
Permintaan emas di China...
Permintaan emas di China 2013 tembus rekor
A A A
Sindonews.com - Tingkat konsumsi dan produksi emas di China mencapai rekor pada tahun lalu akibat merosotnya harga, sehingga memacu penjualan perhiasan. Ini sebagai tanda pergeseran permintaan global dari barat ke timur.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (10/2/2014), berdasarkan data yang disampaikan oleh Asosiasi Emas China, penggunaan emas melonjak hingga 41 persen menjadi 1,176.4 metrik ton pada 2013 dari tahun sebelumnya.

Sementara, tingkatproduksi emas naik 6,2 persen menjadi 428,16 ton, membuat China sebagai negara produsen emas terbesar untuk tahun ketujuh berturut-turut.

Menurut World Gold Council, China mungkin melampaui India sebagai pengguna emas terbesar dunia tahun lalu dan menyoroti pergeseran ke arah timur dalam permintaan global karena kepemilikan pada produk yang diperdagangkan di bursa dikontrak oleh rekor.

Emas mencatat penurunan tahunan terbesar sejak 1981 tahun lalu karena Federal Reserve AS siap untuk kembali melakukan stimulus moneter yang mendorong harga aset gagal untuk memicu inflasi.

"Lonjakan konsumsi emas China telah membantu untuk membatasi penurunan harga. Jika permintaan China dipertahankan, itu akan menjadi faktor bullish jangka panjang," kata Duan Shihua, Shanghai Leading Investment Management Co.

Pengiriman emas merosot 28 persen pada tahun lalu untuk mengakhiri rally 12 tahun akibat The Fed memutuskan pada bulan Desember untuk memangkas pembelian obligasi bulanan. Harga rally ke level tertinggi dua pekan sebesar USD1,276.03 per ounce, dan berada di USD1,273.39 pada 15:20 di Beijing.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved