DKI targetkan penerimaan PBB 2014 Rp6,8 T
Rabu, 12 Februari 2014 - 14:43 WIB
DKI targetkan penerimaan PBB 2014 Rp6,8 T
A
A
A
Sindonews.com - Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk 2014 sudah dikeluarkan oleh Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta. Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan target perolehan PBB terbesar tahun ini.
“Untuk SPPT PBB tahun 2014 ini sudah selesai dicetak dan bisa diambil nanti di Kantor Kelurahan masing-masing mulai 14-28 Februari,” ujar Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Iwan Setiawandi di Jakarta, Rabu (12/2/2014).
Menurut Iwan, target penerimaan PBB tahun 2014 di DKI Jakarta mencapai Rp6,8 triliun. Angka tersebut dapat tercapai jika 1,9 juta wajib pajak yang terdata untuk PBB bisa taat melakukan kewajibannya tepat waktu.
“Target penerimaan DKI 2014 Rp6,8 triliun dengan wajib pajak 1,9 juta,” ujar dia.
Iwan mengatakan, untuk wilayah yang paling besar target perolehan PBB 2014 berada di Jakarta Selatan. Wilayah tersebut memiliki 400 ribu wajib pajak untuk PBB.
“Target terbesar di Jakarta Selatan Rp2,2 triliun, disusul Jakarta Utara Rp1,5 triliun, Jakarta Pusat Rp1,1 triliun, Jakarta Barat sekitar Rp1,01 triliun. Sementara Jakarta Timur Rp800 miliar dan Kepulauan Seribu Rp7 miliar,” papar dia.
Sementara Kepala Suku Dinas Pelayanan Pajak 1 Parasian Purba mengatakan, terkait kenaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) akan ada kebijakan khusus bagi wajib pajak yang terkena musibah atau bencana.
“Hanya yang kena bencana atau memang kesulitan ekonominya. Pengajuan keberatan paling lambat tiga bulan dari keluarnya SPPT,” ujar dia.
Walikota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor mengharapkan wajib pajak di wilayahnya bisa membayarkan kewajiban sesuai dengan jumlah pajak terhutang. Bukan hanya itu, ketepatan waktu pembayaran juga menentukan kelancaran pembangunan DKI Jakarta.
“Saya harapkan agar wajib pajak bisa menaati aturan dari jumlah terhutang dan waktu pembayaran. Dengan begitu, kita juga membantu terselenggaranya pembangunan DKI untuk Jakarta baru lebih baik,” tukas dia.
“Untuk SPPT PBB tahun 2014 ini sudah selesai dicetak dan bisa diambil nanti di Kantor Kelurahan masing-masing mulai 14-28 Februari,” ujar Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Iwan Setiawandi di Jakarta, Rabu (12/2/2014).
Menurut Iwan, target penerimaan PBB tahun 2014 di DKI Jakarta mencapai Rp6,8 triliun. Angka tersebut dapat tercapai jika 1,9 juta wajib pajak yang terdata untuk PBB bisa taat melakukan kewajibannya tepat waktu.
“Target penerimaan DKI 2014 Rp6,8 triliun dengan wajib pajak 1,9 juta,” ujar dia.
Iwan mengatakan, untuk wilayah yang paling besar target perolehan PBB 2014 berada di Jakarta Selatan. Wilayah tersebut memiliki 400 ribu wajib pajak untuk PBB.
“Target terbesar di Jakarta Selatan Rp2,2 triliun, disusul Jakarta Utara Rp1,5 triliun, Jakarta Pusat Rp1,1 triliun, Jakarta Barat sekitar Rp1,01 triliun. Sementara Jakarta Timur Rp800 miliar dan Kepulauan Seribu Rp7 miliar,” papar dia.
Sementara Kepala Suku Dinas Pelayanan Pajak 1 Parasian Purba mengatakan, terkait kenaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) akan ada kebijakan khusus bagi wajib pajak yang terkena musibah atau bencana.
“Hanya yang kena bencana atau memang kesulitan ekonominya. Pengajuan keberatan paling lambat tiga bulan dari keluarnya SPPT,” ujar dia.
Walikota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor mengharapkan wajib pajak di wilayahnya bisa membayarkan kewajiban sesuai dengan jumlah pajak terhutang. Bukan hanya itu, ketepatan waktu pembayaran juga menentukan kelancaran pembangunan DKI Jakarta.
“Saya harapkan agar wajib pajak bisa menaati aturan dari jumlah terhutang dan waktu pembayaran. Dengan begitu, kita juga membantu terselenggaranya pembangunan DKI untuk Jakarta baru lebih baik,” tukas dia.
(rna)
Lihat Juga :