Harga elpiji 3 kg di Jabar tembus Rp30.000/tabung

Rabu, 12 Februari 2014 - 19:56 WIB
Harga elpiji 3 kg di...
Harga elpiji 3 kg di Jabar tembus Rp30.000/tabung
A A A
Sindonews.com - Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) terjadi di Jawa Barat (Jabar). Tidak hanya langka, harga elpiji 3 kg juga melonjak hingga menembus Rp30.000.

"Sekarang harga di lapangan dikisaran Rp20.000 sampai Rp25.000. Tapi ada yang sampai Rp30.000, itu di Cianjur bagian selatan," kata Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jawa Barat, Firman Turmantara di Bandung, Jabar, Rabu (12/2/2014).

Menurutnya, kelangkaan elpiji 3 kg sudah terjadi sejak sebulan lalu saat elpiji 12 kg naik. Masyarakat banyak yang beralih ke elpiji 3 kg, meski harga elpiji 12 kg diturunkan.

"Kita menerima laporan kelangkaan ini hampir dari seluruh daerah di Jabar. Laporan ada yang masuk melalui telepon dan sms," ujarnya.

HLKI menilai kelangkaan elpiji 3 kg merugikan konsumen. Selain harganya mahal, barangnya juga sulit didapat. Padahal kebijakan konversi dari minyak tanah ke elpiji 3 kg adalah program pemerintah.

Atas temuan dan laporan tersebut, HLKI mendatangi Kantor Ombudsman Perwakilan Jabar di Kota Bandung. HLKI melaporkan PT Pertamina Regional III Jawa Barat, Banten, dan DKI sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kelangkaan elpiji 3 kg.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jawa Barat, Irfan Suryanagara, dan para kepala daerah juga dilaporkan. Setelah adanya pelaporan, harga elpiji 3 kg diharapkan kembali normal dan mudah didapat masyarakat. "Mohon Ombudsman memberikan teguran pada pihak-pihak terkait," pinta Firman.

Dia mengatakan, laporan serupa pernah dilakukan pada 2012. Saat itu, dua pekan setelah pelaporan, distribusi elpiji 3 kg kembali normal, termasuk harganya. Tapi setelah itu kelangkaan kembali terjad hingga tiga kali. "Ada apa ini sampai berulang kali terjadi kelangkaan," ucapnya.

Asisten Ombudsman Perwakilan Jawa Barat, Harris Ramadhan mengaku pihaknya telah menerima laporan dari HLKI. "Kita akan melakukan klarifikasi dulu," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
3 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
4 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
4 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved