Ada workshop sutra di Adiwastra Nusantara 2014

Kamis, 20 Februari 2014 - 11:13 WIB
Ada workshop sutra di...
Ada workshop sutra di Adiwastra Nusantara 2014
A A A
Sindonews.com - Selain kegiatan pameran, Adiwastra Nusantara 2014 akan diisi dengan kegiatan workshop serikultur guna menumbuhkembangkan sutera alam Indonesia.

Workshop yang terbuka untuk umum tersebut akan mengundang para pakar sutera dari Indonesia, Thailand, China, dan UNESCO dan akan dihadiri antara lain oleh para petani budidaya ulat sutera, industri pemintalan dan penenunan sutera, pengusaha kriya tekstil, serta peneliti.

Selain workshop, juga akan dilaksanakan kompetisi penenunan sutera Indonesia yang terbuka bagi para perajin, pengusaha, desainer, dan kolektor kain sutera. Lomba tersebut diharapkan dapat menumbuhkan bakat-bakat baru di bidang desain dan teknik produksi pertenunan berbahan sutera, serta meningkatkan daya saing sutera alam Indonesia di pasar global.

Pada pelaksanaan pameran kali ini, selain menampilkan ikon paviliun, Kementerian Perdagangan juga mendukung pelaksanaan kompetisi penenunan sutera Indonesia.

"Kementerian Perdagangan sangat mendukung upaya pengembangan produk dan sumber daya manusia (SDM) berorientasi ekspor. Melalui workshop dan lomba tersebut, diharapkan para perajin dan desainer sutera akan mendapatkan ide dan sudut pandang baru yang memacu kreativitas dan inovasi mereka di masa mendatang," jelas Direktur Jenderal PEN, Nus Nuzulia Ishak dalam rilisnya, Kamis (20/2/2014).

Lebih lanjut, Nus menyampaikan, UKM Indonesia harus selalu bergerak dan berpikir kreatif untuk mengantisipasi perubahan selera pasar lokal maupun pasar dunia.

"Hal itu sebagai persiapan menghadapi perdagangan bebas, di antaranya ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015, yang akan membuka peluang sekaligus tantangan pasar yang cukup tinggi," imbuhnya.

Dirjen PEN juga mengimbau para perajin dan UKM wastra nusantara untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya agar dapat memenangkan persaingan tersebut.

"Persaingan yang semakin ketat tidak boleh melemahkan semangat berinovasi, justru harus lebih mendorong semangat dalam menghasilkan produk-produk yang diminati pasar global maupun lokal," katanya.

Peserta yang berpartisipasi pada Adiwastra Nasional 2014 yang mencapai 450 UKM wastra. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan pada tahun lalu sebanyak 410 UKM.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen PEN menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dengan baik demi suksesnya penyelenggaraan acara ini. "Semoga pelaksanaan ke depan lebih meriah, sukses, dan memenuhi harapan semua pihak,” pungkas Nus.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Liza Thohir Apresiasi...
Liza Thohir Apresiasi Gelaran Adiwastra Nusantara 2022
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Rara Pawang Hujan Ternyata...
Rara Pawang Hujan Ternyata Relawan PDIP Sejak 2014
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved