Bank Mandiri fokus garap kredit produktif
Kamis, 13 Maret 2014 - 16:50 WIB
Bank Mandiri fokus garap kredit produktif
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah (Kanwil) X Makassar mencatat, kucuran kredit secara umum sepanjang 2013 mencapai Rp15,864 triliun.
Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah X Makassar, Purnomo C Akoso mengatakan, berdasarkan penggunaannya, sebesar Rp4,361 triliun disalurkan untuk kredit konsumsi, disusul kredit investasi Rp2,937 triliun, dan Rp8,567 triliun untuk kredit modal kerja.
"Secara umum, pertumbuhan kredit sangat baik. Ke depan, kita harapkan Bank Mandiri akan terus memacu pertumbuhan kredit ke sektor-sektor yang sifatnya produktif seperti invetasi dan modal kerja," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi di wilayah X cukup tinggi, sehingga market di sektor produktif diyakini masih menjanjikan. Pembangunan infrastruktur dan tumbuhnya industri-industri baru akan mendorong pertumbuhan kredit investasi dan modal kerja.
Secara umum, pertumbuhan kredit Bank Mandiri Wilayah X yang membawahi Pulau Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara, sepanjang 2013 meningkat sebesar Rp15,864 triliun.
Dia menjelaskan, hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar Rp2,414 triliun dari pencapaian 2012 sebesar Rp13,450 triliun. Sulsel sendiri menyumbang 69 persen serapan kredit di wilayah ini atau sebesar Rp8,465 triliun.
"Saya kira Sulsel terus akan menyumbang serapan terbesar. Apalagi melihat pertumbuhan ekonomi provinsi ini jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.
Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah X Makassar, Purnomo C Akoso mengatakan, berdasarkan penggunaannya, sebesar Rp4,361 triliun disalurkan untuk kredit konsumsi, disusul kredit investasi Rp2,937 triliun, dan Rp8,567 triliun untuk kredit modal kerja.
"Secara umum, pertumbuhan kredit sangat baik. Ke depan, kita harapkan Bank Mandiri akan terus memacu pertumbuhan kredit ke sektor-sektor yang sifatnya produktif seperti invetasi dan modal kerja," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi di wilayah X cukup tinggi, sehingga market di sektor produktif diyakini masih menjanjikan. Pembangunan infrastruktur dan tumbuhnya industri-industri baru akan mendorong pertumbuhan kredit investasi dan modal kerja.
Secara umum, pertumbuhan kredit Bank Mandiri Wilayah X yang membawahi Pulau Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara, sepanjang 2013 meningkat sebesar Rp15,864 triliun.
Dia menjelaskan, hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar Rp2,414 triliun dari pencapaian 2012 sebesar Rp13,450 triliun. Sulsel sendiri menyumbang 69 persen serapan kredit di wilayah ini atau sebesar Rp8,465 triliun.
"Saya kira Sulsel terus akan menyumbang serapan terbesar. Apalagi melihat pertumbuhan ekonomi provinsi ini jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :