Hasil studi smelter Antam-Freeport rampung bulan ini

Selasa, 01 April 2014 - 18:48 WIB
Hasil studi smelter...
Hasil studi smelter Antam-Freeport rampung bulan ini
A A A
Sindonews.com - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyatakan hasil studi kelayakan proyek fasilitas pengolahan dan pemurnian tembaga dengan kapasitas 300.000 ton dengan PT Freeport Indonesia ditargetkan akan segera selesai bulan ini.

Direktur Utama Antam Tato Miraza mengatakan, hasil studi dilakukan usai MoU oleh kedua belah pihak dalam mendukung amanat Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. Terkhusus untuk meningkatkan nilai tambah melalui salah satu kesepakatan renegosiasi melalui program pembangunan smelter.

“InsyaAllah akhir bulan ini sudah selesai,” kata dia di Jakarta, Selasa (1/4/2014)

Sebelumnya penandatangan MoU pembangunan smelter ini dilakukan oleh Tato dan Presiden Direktur Freeport Rozik Soetjipto. Melalui penantangan MoU tersebut kedua perusahaan tersebut bekerja sama mengevaluasi kelayakan teknis, ekonomi dan komersial. Selain itu juga fasilitas-fasilitas terkait.

Studi kelayakan dilakukan oleh Hatch sebagai konsultan independen pertambangan asal Kanada. Terdapat empat pilihan lokasi pembangunan smelter di antaranya Jawa Timur dekat dengan Petrokimia Gresik dan PT Smelting, sedangkan lokasi lain di Papua.

Lokasi dipertimbangkan berdasarkan beberapa unsur pendukung seperti ketersediaan pasokan listrik insfrastruktur penunjang seperti pelabuhan sereta keberadaaan pabrik petrokimia untuk menyerap asam sulfat yang dihasilkan. Adapun investasi diperkirkan mencapai USD2,2 miliar sedangkan untuk pasokan listrik mencapai 75 megawatt.

“Lokasi yang mungkin itu di Jawa Timur karena PLN memiliki kelebihan daya 3.000 mw,” kata dia.

Di sisi lain, dalam mendukung program pemerintah terkait hilirisasi, Antam juga melakukan proses commisioning pabrik chemical grade alumina di Tayan, Kalimantan Barat. Perseron juga juga sedang mengembangkan proyek perluasan pabrik feronikel Pomala dan Halmahera Timur.

“Kami juga mengkaji hasil studi kelayakan dan meyeleksi mitra startegis dalam proyek grade alumina,” katanya.

Sementara, Rozik telah berkomitmen akan membangun smelter karena perusahaan telah menjalin kerja sama dengan Antam sebagai badan usaha milik negara di sektor pertambangan.

“Kami pasti bangun, MoU dengan aneka tambang, kan sudah. Kami sudah mulai kerjakan nanti April kita lihat,” ungkap Rozik.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved