Pemerintah tak berhasil dorong industri keramik Bayat

Minggu, 06 April 2014 - 17:39 WIB
Pemerintah tak berhasil...
Pemerintah tak berhasil dorong industri keramik Bayat
A A A
Sindonews.com - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng) mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak pasar keramik di dunia. Upaya itu dilakukan untuk mengembalikan Bayat sebagai sentra keramik dunia.

Kepala Disperindagkop Kabupaten Klaten, Sapto Aji mengatakan, upaya yang dilakukan diantaranya dengan menggandeng ilmuan dari Jepang, unruk melakukan inovasi di wilayah itu. Ilmuan tersebut selanjutnya membuat Laboratorium teknik putaran miring untuk membuat keramik.

Laboratorium itu didirikan sekitar 2005, pada saat pendiriannya, para perajin diajari membuat keramik dengan putaran miring yang berbeda dengan teknik masyarakat yang menggunakan putaran datar.

Namun, setelah bertahun-tahun berlalu, teknik tersebut juga tidak bisa mendongkrak pasaran keramik. Bahkan menurut Sapto Aji, produksi keramik menggunakan teknik putaran miring justru banyak ditinggalkan para perajin.

Hal itu terjadi lantaran produksi menggunakan teknik seperti itu biayanya sangat mahal dan tidak sebanding dengan harga pasaran yang ada.

"Dahulu para perajin diajari menggunakan teknik putaran mirik, namun sekarang sudah ditinggalkan karena tidak terbukti ampuh dan pasaran tetap saja jeblok," ungkapnya.

Selain itu, saat ini ilmuan sudah kembali ke negaranya, sehingga aktifitas laboratorium putaran miring itu hampir tidak ada lagi. Ilmuan dari jepang itu hanya datang beperapa kali dalam setahun untuk melakukan kunjungan.

Selain menggandeng ilmuan, pihak pemerintah juga memberikan kesempatan kepada para perajin untuk melakukan pameran di beberapa negara asing. Namun pameran itu belum terbukti ampuh dalam meningkatkan pasaran keramik.

Perajin Keramik, Triyanto menyebutkan, pihak perajin terakhir kali diberi kesempatan pemerintah pada 2010. Namun setelah pameran berlangsung, tidak ada pembeli ataupun broker luar negeri yang menjalin kerja sama dengan para perajin keramik Bayat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Warnai Pasar Kaos dan...
Warnai Pasar Kaos dan Totebag Anak Muda, Katote Hadir dengan Desain Unik Sarat Makna
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Industri Kreatif Gusar...
Industri Kreatif Gusar Gara-gara RPP Kesehatan
Misi Flux Creative Universe...
Misi Flux Creative Universe Membangun Avengers di Industri Kreatif
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
8 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved