Ini tiga tantangan terberat pemerintah baru

Rabu, 16 April 2014 - 11:53 WIB
Ini tiga tantangan terberat...
Ini tiga tantangan terberat pemerintah baru
A A A
Sindonews.com - Citi Country Officer Indonesia, Tigor Siahaan mengatakan, setidaknya ada tiga tantangan terberat yang harus dihadapi oleh pemerintahan baru yang terpilih nanti.

"Tantangan kita yang pertama itu infrastruktur yang harus benar-benar dikembangkan lebih cepat," ungkap dia di Four Seasons Hotel, Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Dia menyebutkan, anggaran yang harus digelontorkan untuk pemberian subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang kurang tepat sasaran itu sekitar Rp350 triliun per tahun, atau setara dengan Rp1 triliun per hari. Menurutnya, dana tersebut lebih tepat dialokasikan untuk memperbaiki infrastruktur di Indonesia.

"Subsidi BBM diperkirakan Rp350 triliun atau Rp1 triliun per hari. Sementara biaya untuk membuat bandara internasional seperti Kualanamu hanya menyerap dana Rp6 triliun. Dengan dana hanya 6 hari dari subsidi BBM, kita bisa bangun bandara. Penindakan terhadap subsidi BBM juga jadi tantangan pemerintahan baru," ungkap dia.

Tantangan selanjutnya, lanjut dia, adalah bagaimana caranya memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kita miliki. Hal ini penting mengingat sebentar lagi Indonesia akan menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 yang menuntut kita untuk mampu bersaing dengan negara ASEAN lainnya.

"Tantangan ketiga adalah SDM. Bangsa kita memiliki anak muda yang banyak dan mutlak anak kita butuh lapangan kerja seluasnya. Sebanyak 5,6 juta masuk ke SD (sekolah dasar) tiap tahun, dan hanya sekitar 2,3 juta yang lulus SMA (sekolah menengah atas). Berarti 3,3 juta yang putus sekolah tiap tahun. Sepuluh tahun ke depan ini adalah tantangannya, karena 3,3 juta unskill," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
7 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
16 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
38 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
50 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved