Ekonomi China melambat, harga minyak Asia mixed

Rabu, 16 April 2014 - 12:37 WIB
Ekonomi China melambat,...
Ekonomi China melambat, harga minyak Asia mixed
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di Asia hari ini mixed (bervariasi) setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi China melambat lebih lanjut dalam kuartal pertama tahun ini. Sementara, investor menunggu laporan pasokan terbaru AS.

Seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/4/2014), kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, naik empat sen menjadi USD103,79. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Juni turun 16 sen menjadi USD109,20 pada hari pertama perdagangan.

Biro Nasional Statistik China (NBS) mengatakan, perekonomian China tumbuh 7,4 persen secara year on year (yoy) pada Januari-Maret, lebih lemah dari Oktober-Desember sebesar 7,7 persen. Meskipun jumlah tersebut melebihi perkiraan median 7,3 persen dalam survei dari 13 ekonom oleh AFP, namun itu adalah yang terbaru dalam serangkaian angka yang menunjukkan ekonomi nomor dua dunia dan pendorong utama pertumbuhan global melambat.

"Data PDB lebih baik dari yang diharapkan. Tapi itu lebih rendah dari kuartal terakhir dan saya kira investor masih akan memiliki cerita 'China melambat' di pikiran mereka. Harga minyak kemungkinan akan tetap di bawah tekanan," kata David Lennox, analis sumber daya di Fat Prophets di Sydney kepada AFP.

Data ekonomi China yang diawasi ketat oleh investor minyak mentah sebagai negara konsumen energi terbesar dunia, dan merosotnya pertumbuhan akan mengurangi permintaan. Selain itu, dealer juga sedang menunggu stok terbaru AS pada Rabu sebagai petunjuk tentang permintaan di ekonomi terbesar dunia ini.

Energy Information Administration AS diperkirakan akan melaporkan stok bensin turun 1,4 juta barel sampai 11 April, menurut analis yang disurvei The Wall Street Journal. Pasokan minyak mentah diperkirakan akan naik 1,5 juta barel, pengolahan dibatasi oleh pemeliharaan kilang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved