HT: Pemerintah tidak punya visi membangun bangsa

Selasa, 22 April 2014 - 09:35 WIB
HT: Pemerintah tidak...
HT: Pemerintah tidak punya visi membangun bangsa
A A A
Sindonews.com - Upaya pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memaksakan akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) penuh kontroversi. Langkah pemerintah tersebut dinilai tidak berpihak pada kepentingan bangsa.

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengemukakan, rencana akuisisi BTN oleh Bank Mandiri menunjukkan pemerintah tidak punya visi membangun bangsa.

"Pembangunan harus diarahkan peningkatan kesejahteraan masyarakat ekonomi lemah, termasuk pemilikan rumah," ujar HT, Selasa (22/4/2014).

Menurutnya, saat ini pertumbuhan ekonomi lebih dinikmati masyarakat menengah atas, sehingga kesenjangan sosial semakin lebar.

"Untuk menjadi negara maju, di samping pertumbuhan ekonomi harus tinggi, kesenjangan sosial harus berkurang," terang HT.

Sebelumnya, HT menyampaikan, pemerintah seharusnya tidak berpikir komersial. Karena BTN alat utama masyarakat agar dapat memiliki rumah sendiri dengan biaya terjangkau.

"Pemerintah seharusnya tidak berpikir komersial, masih banyak masyarakat kita kelas menengah bawah yang belum memiliki rumah sendiri. BTN seharusnya merupakan alat utama bagi masyarakat agar dapat memiliki rumah sendiri dengan biaya terjangkau," jelasnya.

Seperti diketahui, Bank BTN selama ini fokus pada pembiayaan KPR yang pada umumnya melayani kebutuhan pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah bawah. Jika mereka harus ke BPR maka biayanya sangat mahal.

Kelemahan jika diakuisi Bank Mandiri, perbankan BUMN itu fokus pada korporasi yang dapat mengubah prioritas BTN sebagai penyedia kredit perumahan rakyat. Bank Mandiri juga fokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, sedangkan BTN lebih pada pelayanan masyarakat menengah bawah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
8 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
10 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
10 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
10 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved