12 kecamatan di Garut dapat bantuan jaringan listrik

Jum'at, 25 April 2014 - 17:48 WIB
12 kecamatan di Garut...
12 kecamatan di Garut dapat bantuan jaringan listrik
A A A
Sindonews.com - Pemerintah pusat melalui PLN Area Garut akan memasang infrastruktur jaringan listrik di 12 kecamatan Kabupaten Garut. Program pembangunan infrastruktur yang didanai APBN ini diperuntukan bagi masyarakat di beberapa wilayah yang belum tersentuh oleh aliran listrik.

Humas PLN Area Garut Wahyudin mengatakan, pembangunan infratruktur ini meliputi pemasangan tiang beton, jaringan, dan Gardu. Dengan demikian, masyarakat Garut yang belum menikmati aliran listrik secara langsung dapat mengajukan pendaftaran.

"Biaya beton, jaringan, dan gardu dibebaskan. Pada program yang dibiayai APBN ini, masyarakat baru akan dikenakan biaya pada saat pendaftaran saja. Besaran biaya yang dikeluarkan bervariasi, tergantung daya yang akan ia gunakan untuk rumahnya, apakah 450 watt atau 900 watt," kata Wahyudin, Jumat (25/4/2014).

Program ini dikhususkan untuk sejumlah wilayah yang jaringan listriknya masih terbatas. 12 kecamatan yang masuk ke dalam kategori dengan listrik terbatas ini terbagi dalam dua rayon, yaitu Rayon Pameungpeuk dan Cikajang.

Wilayah yang masuk ke dalam Rayon Pameungpeuk adalah Kecamatan Cisewu, Caringin, Cisompet, Talegong, dan Cibalong. Sementara wilayah yang masuk Rayon Cikajang yaitu Kecamatan Pamulihan, Pakenjeng, Banjarwangi, Singajaya, Bojonggambir, Cikajang, dan Cisurupan

"Bantuan infrastruktur yang akan diberikan ini bukan untuk keseluruhan desa atau wilayah yang ada di kecamatan-kecamatan tadi, melainkan untuk beberapa desa saja yang jaringan listriknya masih terbatas. Dari data yang kami miliki, bantuan infrastruktur fisik ini akan diberikan ke 21 desa dan 28 kampung saja di 12 kecamatan tersebut," jelasnya.

Menurutnya, bila masyarakat tidak mampu membayar biaya saat mendaftar karena keterbatasan penghasilan, maka ia akan dimasukan ke program pemberian fasilitas jaringan listrik yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Garut. Pada program yang dibiayai APBD, masyarakat sama sekali tidak dikenakan biaya apapun.

"Masyarakat digratiskan dari seluruh biaya. Namun jumlahnya masih terbatas untuk 5.000 pelanggan saja. Itu juga siapa saja yang masuk kategori ini ditentukan oleh pemerintah daerah," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved