Bank DKI bukukan laba Rp262 M di kuartal pertama
Senin, 28 April 2014 - 20:43 WIB
Bank DKI bukukan laba Rp262 M di kuartal pertama
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank DKI mencatat pertumbuhan laba sebesar 23,67 persen pada kuartal pertama (Q1) 2014 (year on year). Laba perseroan naik dari Rp212 miliar pada kuartal pertama 2013 menjadi Rp262 miliar pada periode sama tahun ini.
Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono mengatakan, untuk posisi aset perseroan turut mengalami kenaikan sebesar 20,64 persen menjadi Rp29,6 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini. Kinerja positif perseroan didukung laba operasional yang mengalami pertumbuhan 22,98 persen, dari Rp211 miliar di tahun lalu menjadi Rp259 miliar pada kuartal I tahun ini.
"Pencapaian laba sebesar Rp262 miliar menunjukkan perseroan pada posisi yang baik untuk mencapai target laba tahun ini Rp1 triliun," ujar Eko, Senin (28/4/2014).
Dia mengatakan kredit yang disalurkan tiga bulan ini juga mengalami pertumbuhan 29,51 persen dari Rp14,79 triliun pada tahun lalu menjadi Rp19,16 triliun. Pencapaian ini melampaui rata-rata kredit perbankan nasional di kisaran 20-21 persen.
"Performa kredit juga semakin baik dengan rasio non performing loan (npl) gross mencapai 2,65 persen. Ini turun dari 3,28 persen pada tahun lalu. Sedangkan npl nett juga turun dari 2,30 persen menjadi 1,58 persen di tahun ini," terangnya.
Pertumbuhan kredit perseroan, lanjut Eko, dapat melampaui industri karena potensi captive market yang masih belum digarap cukup besar. Beberapa proyek infrastruktur potensial masih cukup banyak untuk dibiayai. Permodalan yang meningkat mendorong BPMK terdongkrak sehingga plafon pembiayaan kepada debitur pilihan juga meningkat. "Pengembangan jaringan kantor kami berdampak positif mengembangkan sumber pembiayaan yang baru," ujarnya.
Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono mengatakan, untuk posisi aset perseroan turut mengalami kenaikan sebesar 20,64 persen menjadi Rp29,6 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini. Kinerja positif perseroan didukung laba operasional yang mengalami pertumbuhan 22,98 persen, dari Rp211 miliar di tahun lalu menjadi Rp259 miliar pada kuartal I tahun ini.
"Pencapaian laba sebesar Rp262 miliar menunjukkan perseroan pada posisi yang baik untuk mencapai target laba tahun ini Rp1 triliun," ujar Eko, Senin (28/4/2014).
Dia mengatakan kredit yang disalurkan tiga bulan ini juga mengalami pertumbuhan 29,51 persen dari Rp14,79 triliun pada tahun lalu menjadi Rp19,16 triliun. Pencapaian ini melampaui rata-rata kredit perbankan nasional di kisaran 20-21 persen.
"Performa kredit juga semakin baik dengan rasio non performing loan (npl) gross mencapai 2,65 persen. Ini turun dari 3,28 persen pada tahun lalu. Sedangkan npl nett juga turun dari 2,30 persen menjadi 1,58 persen di tahun ini," terangnya.
Pertumbuhan kredit perseroan, lanjut Eko, dapat melampaui industri karena potensi captive market yang masih belum digarap cukup besar. Beberapa proyek infrastruktur potensial masih cukup banyak untuk dibiayai. Permodalan yang meningkat mendorong BPMK terdongkrak sehingga plafon pembiayaan kepada debitur pilihan juga meningkat. "Pengembangan jaringan kantor kami berdampak positif mengembangkan sumber pembiayaan yang baru," ujarnya.
(dmd)
Lihat Juga :