Boyolali targetkan penerimaan PBB Rp12,5 M

Sabtu, 03 Mei 2014 - 14:12 WIB
Boyolali targetkan penerimaan...
Boyolali targetkan penerimaan PBB Rp12,5 M
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kabupaten Boyolali, mematok target pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk tahun ini sebesar Rp12,5 miliar. Target itu tidak berubah dari tahun sebelumnya yang juga ditetapkan pada angka yang sama.

Kepala Bidang PBB dan Biaya Pembayaran Hak Tanah Bangunan, Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Boyolali, Bambang Hermanto mengatakan, target sebesar itu sangat realisitis.

Menurutnya, target yang ditetapkan bakal tercapai, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak. Selain itu, pengalaman tahun sebelumnya juga menjadi gambaran untuk pendapatan pada tahun ini.

Dia mengatakan, pada tahun sebelumnya, pendapatan pajak PBB mencapai sekitar Rp14,5 miliar. Hal itu melebihi Rp2 miliar dari target yang ditetapkan DPPKAD. "Kita optimisitis tahun ini jumlahnya akan melebihi target yang ada, kemungkinan pendapatannya akan melebihi Rp2 miliar sampai Rp3 miliar," katanya kepada Koran Sindo, Sabtu (3/5/2014).

Untuk target pendapatan dari sektor Biaya Pembayaran Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga akan melampaui target yang ditetapkan yakni sebesar Rp2,5 miliar. Menurutnya, hingga akhir April ini pendapatan dari sektor itu mencapai Rp2 miliar.

Atas kondisi itu, pihaknya yakin pendapatan dari sektor tersebut akan mendekati dua kali lipat hingga akhir tahun. "Banyak investor yang menanamkan modal di Boyolali, sehingga pemasukan dari sektor pembiayaan meningkat tajam," imbuhnya.

Sementara, Humas Pmerintah Kabupaten Boyolali, Warsono mengatakan saat ini masyarakat tidak perlu kebingungan untuk membayar pajak bumi dan bangunan yang tertanggung. Menurutnya, pajak itu dapat dibayarkan melalui Bank Jateng yang merupakan rekanan dari DPPKAD.

Sehingga, lanjut Warsono, masyarakat tidak perlu bersusah payah untuk membayar pajak dengan sistem lama. "Masyarakat tinggal membayar pajak ke seluruh cabang Bank Jateng yang ada, mudah dan cepat," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
7 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
7 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
7 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
8 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
8 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved