IEA prediksi permintaan minyak dunia 2014 lebih tinggi

Kamis, 15 Mei 2014 - 18:31 WIB
IEA prediksi permintaan...
IEA prediksi permintaan minyak dunia 2014 lebih tinggi
A A A
Sindonews.com - Badan Energi Internasional (IEA) memperkirakan permintaan minyak dunia tahun ini sedikit lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya. Hal ini menyoroti tanda-tanda ketegangan di pasar, sehingga mendesak OPEC (negara-negara pengekspor minyak) untuk meningkatkan produksi.

Dilansir dari The West Australian, Kamis (15/5/2014), IEA juga memperkirakan harga minyak tetap tinggi, sehingga OPEC diharapkan meningkatkan produksi untuk menjaga pasar dalam menghadapi rekor permintaan global.

Namun, permintaan yang kuat pada kuartal pertama (Q1) diperkirakan melambat untuk sisa tahun, karena prospek lemah pertumbuhan ekonomi global akan membebani konsumsi.

IEA mencatat produksi minyak OPEC jatuh ke titik terendah dalam lima bulan pada Maret, namun melonjak 405.000 barel per hari (bd) pada April hingga 29.90 juta barel per hari (bph).

IEA mengharapkan para menteri OPEC mempertahankan pagu produksi kelompok penghasil minyak top dunia di angka 30 juta barel per hari dalam pertemuan di Wina pada 11 Juni. Langkah ini diambil menanggapi komentar Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali Naimi, yang mengatakan pasokan cukup dan tidak ada alasan untuk menaikkan batas produksi.

Badan Energi Internasional menaikkan perkiraan permintaan global sebesar 65.000 bd menjadi 92,8 juta barel, terutama karena permintaan tak terduga pada kuartal pertama, didorong oleh konsumsi ekonomi AS. Hal ini juga terutama terpengaruh permintaan dari India , China , Brasil , Iran dan Arab Saudi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Empat Eks Pejabat Pertamina...
Empat Eks Pejabat Pertamina Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Kerry Adrianto Riza...
Kerry Adrianto Riza Cs Jalani Sidang Replik Kasus Minyak Mentah Pertamina
Polisi Grebek Gudang...
Polisi Grebek Gudang Pengoplosan Minyak di Kota Baru, Jambi
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Indonesia Cari Alternatif...
Indonesia Cari Alternatif Produsen Minyak Mentah Baru
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
42 menit yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
1 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
3 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
6 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved