ADMF siapkan obligasi Rp2,5 T di akhir tahun
Minggu, 18 Mei 2014 - 16:37 WIB
ADMF siapkan obligasi Rp2,5 T di akhir tahun
A
A
A
Sindonews.com - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menyiapkan obligasi Rp2,5 triliun di tahun ini untuk kebutuhan pendanaan. Opsi ini akan dilakukan pada kuartal terakhir 2014 dengan melihat kondisi pasar.
Direktur Keuangan dan Kepatuhan ADMF, I Dewa Made Susila mengatakan, hingga akhir tahun ini perseroan masih memiliki sisa penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi sebesar Rp2,5 triliun dari total Rp8 triliun. Opsi ini dapat diajukan dalam waktu dua tahun.
Namun, pihaknya masih belum menetapkan seberapa besar PUB yang akan digunakan, mengingat kondisi pasar belum bisa diprediksi. "Kami akan cari pendanaan paling efisien. Jangan sampai mengeluarkan obligasi tapi nanti bingung mau menyalurkannya ke mana," ujar Made dalam jumpa pers di Jakarta, akhir pekan lalu.
Sebelumnya, perseroan melakukan pencatatan (listing) obligasi berkelanjutan senilai Rp1,5 triliun dalam tiga seri. Seri A sebesar Rp687 miliar dengan jangka waktu 370 hari, Seri B Rp363 miliar dengan jangka waktu 36 bulan, dan Seri C senilai Rp450 miliar yang berjangka waktu 60 bulan.
Dia mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dari perseroan memutuskan membagikan dividen sebesar Rp2,7 triliun pada laba bersih 2013. Dividen ini diambil dari laba bersih Adira Finance 2013 dan laba ditahan perseroan.
Dana yang diambil dari laba bersih 2013 sebesar Rp1,69 triliun. Sedangkan dana yang diambil dari laba ditahan sebesar Rp1,01 triliun dari total laba ditahan sebesar Rp5,8 triliun pada 2013. Pembagian dividen ini kebiasaan perseroan yang menganggarkan dividen sebesar 20-65 persen dari laba bersih perseroan dalam kurun lima tahun terakhir.
"Pembagian ini sejalan dengan konsistensi kami dalam memperhatikan rasio utang yang semakin besar dengan memperhitungkan rasio utang dengan ekuitas atau DER dikisaran enam kali di bawah industri yang 10 kali," katanya.
Atas pembagian dividen ini, perseroan akan konsisten untuk memajukan pertumbuhan dari pendanaan aksi korporasi seperti obligasi dan pinjaman sindikasi. Perseroan sudah mengeluarkan obligasi dan pinjaman sindikasi pada kuartal I/2014.
Direktur Keuangan dan Kepatuhan ADMF, I Dewa Made Susila mengatakan, hingga akhir tahun ini perseroan masih memiliki sisa penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi sebesar Rp2,5 triliun dari total Rp8 triliun. Opsi ini dapat diajukan dalam waktu dua tahun.
Namun, pihaknya masih belum menetapkan seberapa besar PUB yang akan digunakan, mengingat kondisi pasar belum bisa diprediksi. "Kami akan cari pendanaan paling efisien. Jangan sampai mengeluarkan obligasi tapi nanti bingung mau menyalurkannya ke mana," ujar Made dalam jumpa pers di Jakarta, akhir pekan lalu.
Sebelumnya, perseroan melakukan pencatatan (listing) obligasi berkelanjutan senilai Rp1,5 triliun dalam tiga seri. Seri A sebesar Rp687 miliar dengan jangka waktu 370 hari, Seri B Rp363 miliar dengan jangka waktu 36 bulan, dan Seri C senilai Rp450 miliar yang berjangka waktu 60 bulan.
Dia mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dari perseroan memutuskan membagikan dividen sebesar Rp2,7 triliun pada laba bersih 2013. Dividen ini diambil dari laba bersih Adira Finance 2013 dan laba ditahan perseroan.
Dana yang diambil dari laba bersih 2013 sebesar Rp1,69 triliun. Sedangkan dana yang diambil dari laba ditahan sebesar Rp1,01 triliun dari total laba ditahan sebesar Rp5,8 triliun pada 2013. Pembagian dividen ini kebiasaan perseroan yang menganggarkan dividen sebesar 20-65 persen dari laba bersih perseroan dalam kurun lima tahun terakhir.
"Pembagian ini sejalan dengan konsistensi kami dalam memperhatikan rasio utang yang semakin besar dengan memperhitungkan rasio utang dengan ekuitas atau DER dikisaran enam kali di bawah industri yang 10 kali," katanya.
Atas pembagian dividen ini, perseroan akan konsisten untuk memajukan pertumbuhan dari pendanaan aksi korporasi seperti obligasi dan pinjaman sindikasi. Perseroan sudah mengeluarkan obligasi dan pinjaman sindikasi pada kuartal I/2014.
(izz)
Lihat Juga :