Dinkop Jateng Terapkan Sistem Pelaporan Online untuk KSP

Rabu, 21 Mei 2014 - 17:30 WIB
Dinkop Jateng Terapkan...
Dinkop Jateng Terapkan Sistem Pelaporan Online untuk KSP
A A A
SEMARANG - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang ada di Jawa Tengah (Jateng) didorong untuk menerapkan sistem pelaporan secara online untuk memudahkan pelaporan dan pengawasan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jateng Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, total koperasi di Jateng sampai saat ini mencapai 27.455 unit. Dari total 27.455 unit 80,22% aktif, 19,7 tidak aktif serta 16,6% kategori sehat, 65% cukup sehat, sisanya tidak sehat.

Dia mengaku, dengan banyaknya koperasi di Jateng dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang sehingga dibutuhkan adanya pengawasan dan transparansi termasuk percepatan pelaporan keuangan.

“Seluruh laporan keuangan harus sudah bisa diakses secara terbuka lewat internet. Tidak hanya lebih efisien tetapi juga transaparan,” katanya di sela-sela Bimbingan teknis dan sosialisasi monitoring kinerja KSP berbasis internet, Rabu (21/5/2014).

Dijelaskannya, Jateng menjadi yang pertama untuk penerapan sistem pelaporan KSP secara online ini. Dinas Koperasi dan UMKM bersama dengan Kementrian Koperasi telah menyiapkan sistem pelaporan melalui online.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementrian Koperasi dan UMKM, Choirul Jamhari menambahkan, masalah yang kerapkali dihadapi KSP adalah kekuarangan likuiditas, legalitas. Kemudian ditambah belum merata secara pemanfataan teknologi untuk peningkatan efektifitas dan efisiensi pelayanan, kemampuan untuk memenuhi indikator kinerja (CAR, LDR, ROA, dll) masih sangat beragam.

“Kita ingin KSP ke depan ada sistem informasi, yang bisa mendeteksi aliran dana yang terkumpul dari masyarakat. Harus ada keterbukaan dengan dukungan sistem dan teknologi yang bisa diandalkan. Uang nasabah bisa dipantau secara bersama-sama,” jelasnya.

Langkah ke depan peningkatan kinerja melalui sistem monitoring berbasis IT, melaksanakan mandat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 dan PP Nomor 9 Tahun 1995, untuk mewujudkan berdirinya Lembaga Pengawasan KSP secara optimal dan intensif.

“KSP kita bergerak dengan cepat dan beroperasi dengan cara yang berbeda-beda, dari manual hingga komputer sistem. Keragaman ini juga membuat kemampuan lari mereka berbeda-beda. Jadi bagaimana yang belum adopsi teknologi bisa dibantu agar tidak jadi korban tindak-tindak kecurangan dan kriminal. Perlu ada upgrading dengan update teknologi,” bebernya.

Dikatakannya, kesiapan infrstruktur pertama adalah kesiapan software. Meski saat ini sudah ada namun masih perlu ada perbaikan sesuai dengan mengakomodasi dari beberapa pihak.

“Kita juga sudah menyusun sistemnya, bagaimana sistem dan prosedur agar saat laporan tahunan juga tidak memberatkan. Karena itu kami punya langkah tambahan yaitu menyederhanakan mekanismenya kalau perlu membuat kriteria koperasi baru,” ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
7 menit yang lalu
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger BUMN Sekuritas, Mandiri hingga BNI Sekuritas Dilebur
15 menit yang lalu
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
48 menit yang lalu
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
1 jam yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
1 jam yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
1 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved