Bank Mandiri Targetkan Kuasai 30% GTO di Jabodetabek
Rabu, 21 Mei 2014 - 20:54 WIB
Bank Mandiri Targetkan Kuasai 30% GTO di Jabodetabek
A
A
A
JAKARTA - Senior Executive VP Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan, pihaknya menargetkan menguasai 30% gerbang tol otomatis di Jabodetabek tahun ini. Hal ini menurun dari target awal yang diharapkan mencapai 50%.
"Kalau Jasa Marga menambah 60 GTO berarti baru mencapai 30%. Kami awalnya ingin raih 50% tahun ini," ujar Rico saat dihubungi di Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Perseroan optimis dapat meraih 4,5 juta pengguna layanan e-toll card mandiri. Pihaknya merespon rencana PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang berencana menambah jumlah Gardu Tol Otomatis (GTO) sebanyak 60 unit. Dengan demikian hingga akhir tahun ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) operator jalan tol tersebut telah memiliki 136 gardu tol otomatis.
"Untuk transaksi setidaknya bisa 10 juta transaksi per bulan. Kami harapkan dapat meraihnya dari gerbang besar. Khususnya yang dekat akses commuter line," ujarnya.
Pihaknya berharap tahun ini Jasa Marga dapat mengabulkan rencana perseroan untuk menambah GTO seperti di Pondok Ranji dan Karang Tengah. Di kawasan padat tersebut rencananya GTO akan ditambah sehingga mencapai 50%.
"Kalau ada 24 gerbang, kita ingin setengahnya sudah bisa jadi GTO. Kami ingin di akhir Mei tahun ini sudah terwujud," ujarnya.
Pihaknya juga menyiapkan beberapa rencana peningkatan pelayanan e-toll card dengan melayani top up di gardu. Hal ini akan memudahkan nasabah yang tidak sempat ke ATM untuk melakukan isi ulang. Selain itu pihaknya juga akan menambah merchant supermarket atau minimarket yang melayani isi ulang. Bahkan dengan kartu debit bank lain juga bisa melakukan isi ulang di ATM Bank Mandiri.
"Kami harapkan juga di tahun ini bisa bekerjasama dengan BNI dan BRI untuk mengembangkan e toll card ini. Sehingga bisa jalan bersama menggarapnya," ujarnya.
"Kalau Jasa Marga menambah 60 GTO berarti baru mencapai 30%. Kami awalnya ingin raih 50% tahun ini," ujar Rico saat dihubungi di Jakarta, Rabu (21/5/2014).
Perseroan optimis dapat meraih 4,5 juta pengguna layanan e-toll card mandiri. Pihaknya merespon rencana PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang berencana menambah jumlah Gardu Tol Otomatis (GTO) sebanyak 60 unit. Dengan demikian hingga akhir tahun ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) operator jalan tol tersebut telah memiliki 136 gardu tol otomatis.
"Untuk transaksi setidaknya bisa 10 juta transaksi per bulan. Kami harapkan dapat meraihnya dari gerbang besar. Khususnya yang dekat akses commuter line," ujarnya.
Pihaknya berharap tahun ini Jasa Marga dapat mengabulkan rencana perseroan untuk menambah GTO seperti di Pondok Ranji dan Karang Tengah. Di kawasan padat tersebut rencananya GTO akan ditambah sehingga mencapai 50%.
"Kalau ada 24 gerbang, kita ingin setengahnya sudah bisa jadi GTO. Kami ingin di akhir Mei tahun ini sudah terwujud," ujarnya.
Pihaknya juga menyiapkan beberapa rencana peningkatan pelayanan e-toll card dengan melayani top up di gardu. Hal ini akan memudahkan nasabah yang tidak sempat ke ATM untuk melakukan isi ulang. Selain itu pihaknya juga akan menambah merchant supermarket atau minimarket yang melayani isi ulang. Bahkan dengan kartu debit bank lain juga bisa melakukan isi ulang di ATM Bank Mandiri.
"Kami harapkan juga di tahun ini bisa bekerjasama dengan BNI dan BRI untuk mengembangkan e toll card ini. Sehingga bisa jalan bersama menggarapnya," ujarnya.
(gpr)
Lihat Juga :