Putra Perkasa Targetkan Kuasai Bisnis Distribusi

Rabu, 28 Mei 2014 - 17:17 WIB
Putra Perkasa Targetkan...
Putra Perkasa Targetkan Kuasai Bisnis Distribusi
A A A
JAKARTA - Perekonomian Indonesia dinilai menjanjikan dan kuat. Kondisi membuat banyak pengusaha terus meningkatkan kapasitas produksi dan gudang mereka.

Salah satunya PT Pandawa Putra Perkasa, melalui anak usahanya PT Putra Perkasa Distrindo (PPD) berusaha untuk meningkatkan omzet.

Chairman PT Putra Perkasa Distrindo, Wijaksono menargetkan peningkatan omzet PT Pandawa Putra Perkasa pada tahun ini sebesar Rp500 miliar. Karena itu, perusahaan akan terus melakukan ekspansi dan pengembangan usaha dengan terus membuka gudang baru di seluruh Indonesia.

"Target pendapatan khusus untuk Putra Perkasa Distrindo pada tahun ini sebesar Rp80 miliar. Gudang baru ini kita harapkan bisa mempercepat penyaluran barang kami ke konsumen," tutur dia dalam rilisnya saat peresmian Gudang Baru di Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Witjaksono berharap perusahaan akan menjadi salah satu leader di perusahaan distribusi di Indonesia. Di mana, saat ini PPD sudah menggarap pasar ekspor, salah satunya ke Cambodia dan Malaysia.

"Kita akan terus melakukan inovasi dan memenuhi kebutuhan pasar. Dengan hal tersebut, ke depan PPD akan menjadi perusahaan distribusi yang kuat dan andal sekaligus amanah karena kekuatan man power dan strategy bisnis yang dilakukan sudah terprogram dengan baik," jelas dia.

Acara launching di hadiri beberapa perwakilan prinsipal PT King Food (produk makanan olahan) PT Kimia Putra Indonesia (produk anti nyamuk bakar merk KOI), PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (produk printing & packaging), PT Mitra Focus Distrindo (produk Focust Clean), PT DCI (produk Delident), PT Minuman Citarasa (Produk minuman).

Direktur PT Putra Perkasa Distrindo, Syahril Yeddi mengatakan, launching PPD juga dilakukan di hari dan waktu yang bersamaan kantor & gudang di Semarang serta launching berikutnya menyusul di beberapa kota di Jawa dan Sumatera.

"Kita targetkan gudang kita akan ada di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Sehingga kecepatan untuk melayani kebutuhan konsumen bisa kita lakukan. Ini sudah menjadi komitmen kami untuk bisa bersaing dengan perusahaan asing yang juga mulai bermain di Indonesia," terang Syahril.

Dia menjelaskan, terbukanya pasar bebas ASEAN tahun depan menyebabkan seluruh pengusaha dalam negeri harus melakukan konsolidasi, sehingga bisa bersaing dan tidak hanya menjadi penonton.

"Kalau kita tidak melakukan perubahan maka kalah dibandingkan dengan perusahaan ASEAN lainnya yang mulai masuk dalam bisnis yang sama di Indonesia. Jangan sampai kita hanya nonton mereka membawa atau mengambil keuntungan dari masyarakat Indonesia," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
4 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
5 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
5 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
5 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
5 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
6 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved