Komitmen Susi Bangun Penerbangan di Daerah Terpencil

Sabtu, 31 Mei 2014 - 18:23 WIB
Komitmen Susi Bangun...
Komitmen Susi Bangun Penerbangan di Daerah Terpencil
A A A
RAMAH, fashionable dan tegas, itulah sosok Susi Pujiastuti. Komitmennya dalam membangun usaha menjadi inspirasi bagi banyak wanita.

Saat ini, dia merupakan satu-satunya wanita di tanah air yang fokus membangun maskapai penerbangan. Pemilik dan Presiden Direktur PT ASI Pujiastuti Aviation, yang dikenal dengan maskapai Susi Air ini memiliki cita-cita mulia membuka jalur transportasi udara untuk daerah-daerah terpencil. Dia pun memutuskan fokus membangun local connectivity.

Setelah mendatangkan empat unit pesawat Dornier 228-202, Susi terus memperluas jangkauannya dengan membuka rute penerbangan perintis di sejumlah daerah terpencil.

Dia menuturkan, dirinya merintis perusahaan secara step by step dari mulai pesawat kecil, kemudian bergeser ke pesawat 12 seat. "Nanti kalau ramai yang 12 seat kita upgrade jadi 19 seat. Kalau ramai lagi kita pakai pesawat dengan 30 seat," ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Jumat (30/5/2014) malam.

Namun, lanjut Susi, pihaknya akan membatasi kapasitas pesawat hingga 30 seat. Perusahaan tidak akan menambah kapasitas dengan pesawat lebih besar. Terlebih, selama ini Susi Air sendiri merupakan maskapai yang melayani rute antarwilayah dalam pulau. "Pesawat kita masuk sampai wilayah perbatasan. Meskipun tidak banyak, tapi kita bisa menjamah daerah itu. Sebagai contoh wilayah Kalimantan timur," katanya, sambil tersenyum.

Wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 ini berharap bisa membangun rute lokal yang sebelumnya belum disentuh perusahaan penerbangan lain. "Kita melihat kalau ada satu kabupaten yang penduduknya sekian, dan aktivitasnya banyak, kita akan tertarik untuk buka rute. Fokus kita membangun local connectivity," ungkapnya.

Dari total 23 base, yang ingin diperkuat Susi Air adalah wilayah Papua, meskipun daerah tersebut memiliki challenging yang luar biasa dan risiko lebih besar.

Sebelum bergelut di bidang penerbangan, Susi diketahui adalah pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan. Setelah membangun usaha penerbangan pada 2004, hingga awal 2012, Susi Air memiliki 46 pesawat dengan berbagai tipe, seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter dan Piaggio P180 Avanti. Saat itu, Susi Air mempekerjakan 179 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing.

"Kita operator 135 terbesar di dunia, karena kalau dilihat kombinasi destinasi, kita ada 49 pesawat dan 204 rute," ujarnya.

Di tengah kesibukannya itu, Susi sangat memperhatikan kesehatan. Dia pun berusaha mengatur pola makan dengan baik. "Sekarang saya lagi mengurangi makanan-makanan berlemak. Maklum di umur-umur saya seperti sekarang rawan akan makanan berlemak," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bikin Pelanggan Betah!...
Bikin Pelanggan Betah! Panduan Lengkap Bikin Chatbot WhatsApp Business, Dijamin Auto Cuan!
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader, Strategi Jitu Visi 15 Kepala Daerah Bangkit dari Pandemi Covid-19
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader Season XII Angkat Tema Kepala Daerah sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi
MPI Gelar IVL Season...
MPI Gelar IVL Season IX, Hari Ini Kepala Daerah Beberkan Strategi Percepatan Ekonomi
Wali Kota Banda Aceh...
Wali Kota Banda Aceh Terima Penghargaan IVL dari MPI
Terima Penghargaan IVL,...
Terima Penghargaan IVL, Wali Kota Banda Aceh Komitmen Bangkitkan UMKM
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved