Kadin: Investasi Automotif Thailand Bisa Pindah ke RI

Selasa, 03 Juni 2014 - 12:52 WIB
Kadin: Investasi Automotif...
Kadin: Investasi Automotif Thailand Bisa Pindah ke RI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan, krisis politik di Thailand yang masih berkelanjutan membuat kemungkinan investasi dari beberapa sektor di Thailand akan berpindah ke Indonesia.

Terutama, lanjut dia, bidang automotif. Pasalnya, Indonesia dan Thailand sama-sama memiliki peran besar dalam pertumbuhan ekonomi di sektor automotif. Suryo menilai, bisa saja terjadi peralihan di sektor automotif menyangkut Thailand yang masih mengalami krisis.

"Ya, bisa saja itu terjadi, misalnya automotif. Apalagi, Indonesia dan Thailand adalah dua negara di sektor itu boleh dikatakan leading di ASEAN. Nah, sekarang ini merupakan peluang Indonesia untuk lebih meningkatkan lagi," ujarnya di Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Dari segi penjualan, Indonesia masih memegang kendali atas penjualan barang di sektor automotif. Sementara Thailand, produktivitasnya lebih tinggi meski biaya buruhnya lebih mahal. Misalnya dalam sehari, Thailand bisa memproduksi beberapa mobil.

Dengan adanya krisis ini, banyak pihak yang mengklaim sektor industri automotif akan berpihak dan berpindah ke Indonesia. Namun Suryo belum bisa melihat itu meskipun sebelumnya dia berkata bisa saja itu terjadi.

"Saya kira kita semua tidak tau. Tapi, ya kita harus menyiapkan diri saja. Mari kita tingkatkan daya tarik kita sebagai tujuan investasi, kita tingkatkan atau kita perbaiki kekurangan-kekurangan yang masih ada di Indonesia," terangnya.

Suryo mengatakan, untuk masalah kekurangan yang seharusnya bisa diperbaiki, misalnya infrastruktur, lahan, kepastian hukum, birokrasi dan masalah lain yang terkait.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jepang Komitmen Investasi...
Jepang Komitmen Investasi Sektor Otomotif di Indonesia
Stellantis Hentikan...
Stellantis Hentikan Investasi untuk Maserati
Adu Kuat-kuatan Dana...
Adu Kuat-kuatan Dana Pabrikan Otomotif di Pasar Mobil Listrik
Dukung Pengembangan...
Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik, Menko Airlangga Dorong Investasi Industri Otomotif
Mazda Investasi Rp248...
Mazda Investasi Rp248 Miliar ke Secondmind untuk Kembangkan AI Otomotif
Investor Lebih Tertarik...
Investor Lebih Tertarik Thailand Dibanding Indonesia
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
11 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved