Ini Alasan Pemerintah Ajukan APBNP 2014

Senin, 09 Juni 2014 - 18:28 WIB
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Ajukan APBNP 2014
A A A
JAKARTA - Pemerintah yang dalam hal ini diwakili oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini telah melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI, yang juga diikuti oleh Bank Indonesia (BI) dan Bappenas untuk membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2014.

Dalam rapat tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri mengungkapkan alasan terkait pengajuan rancangan APBN-P 2014. Dia mengatakan, jika pemerintah tidak melakukan ini maka ada risiko defisit anggaran yang mencapai 4,69% atau sekitar Rp472 triliun dari sebelumnya 1,7%.

"Efek growth tentu ada pada penerimaan pajak. Yang signifikan terjadi bukan hanya penurunan ekonomi, harga komoditas seperti barang tambang juga mengalami penurunan," ujar dia di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (9/6/2014).

Hal ini, sambungnya, menjadi kombinasi yang membuat pajak menurun secara signifikan. Namun menurutnya terdapat extra effort yang bisa dilakukan, dan secara internal pihaknya telah meminta. Sehingga paling tidak ada extra revenue menjadi sekitar Rp49,5 triliun.

Selain itu, lanjutnya, setiap kenaikan nilai tukar Rp100 akan membuat beban defisit meningkat Rp3 triliun hingga Rp4 triliun. "Berarti tambahan beban defisit jadi Rp48 triliun. Beban subsidi BBM peningkatan dari Rp147 triliun jadi Rp195 triliun. Ini efek nilai tukar," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Kinerja APBN 2021 Dinilai...
Kinerja APBN 2021 Dinilai Cukup Positif, Ini Penjelasannya
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
9 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
11 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved