Harga Minyak Dunia di Jalur Hijau
Senin, 09 Juni 2014 - 21:20 WIB
Harga Minyak Dunia di Jalur Hijau
A
A
A
NEW YORK - Harga minyak di perdagangan dunia hari ini naik, didorong tanda-tanda pertumbuhan ekonomi global yang lebih kuat dan kekhawatiran ketegangan politik di Libya mengganggu pasokan.
Patokan Amerika Serikat (AS), minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, berada di jalur hijau naik USD1,11 atau 1,08% menjadi USD103,77 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, meningkat USD1,18 atau 1,09%, ke angka USD109,79 per barel di ICE Futures Europe, London.
Ekspor China pada Mei 2014 naik lebih dari perkiraan analis. Demikian pula data pekerjaan AS melampaui puncak pra-resesi untuk pertama kalinya pada Mei (Departemen Tenaga Kerja).
Di sisi lain, pengadilan tertinggi Libya menganulir pemilihan perdana menteri yang memperdalam krisis politik di produsen minyak Afrika Utara itu.
"Ekspor China dan data payroll AS pada Jumat lalu menyediakan beberapa dukungan terhadap minyak. Pasar (juga) masih memantau risiko geopolitik. Dan, ketika Anda melempar harapan bahwa ekonomi global membaik, Anda akan mendapatkan satu putaran reli," ujar Gene McGillian, analis dan broker Tradition Energy di Stamford, Connecticut, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (9/6/2014).
Di Libya, televisi Al-Nabaa melaporkan, Mahkamah Agung Konstitusi di Tripoli mengatakan, pemilihan Ahmed Maetig oleh parlemen tidak konstitusional. Beberapa pelanggaran piagam nasional tercatat selama pemungutan suara, dan bukti akan segera diumumkan.
Libya telah terperosok dalam kerusuhan selama tiga tahun sejak penggulingan Muammar Qaddafi, dengan kekacauan menghentikan pemulihan produksi minyak mentah dan negara dibagi menjadi virtual fiefdoms dikendalikan oleh kelompok bersenjata dengan kepentingan bersaing.
Berdasarkan data yang dikumpulkan Bloomberg, produksi minyak turun menjadi 180.000 barel per hari pada Mei, turun dari 1,35 juta setahun sebelumnya.
Patokan Amerika Serikat (AS), minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, berada di jalur hijau naik USD1,11 atau 1,08% menjadi USD103,77 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juli, meningkat USD1,18 atau 1,09%, ke angka USD109,79 per barel di ICE Futures Europe, London.
Ekspor China pada Mei 2014 naik lebih dari perkiraan analis. Demikian pula data pekerjaan AS melampaui puncak pra-resesi untuk pertama kalinya pada Mei (Departemen Tenaga Kerja).
Di sisi lain, pengadilan tertinggi Libya menganulir pemilihan perdana menteri yang memperdalam krisis politik di produsen minyak Afrika Utara itu.
"Ekspor China dan data payroll AS pada Jumat lalu menyediakan beberapa dukungan terhadap minyak. Pasar (juga) masih memantau risiko geopolitik. Dan, ketika Anda melempar harapan bahwa ekonomi global membaik, Anda akan mendapatkan satu putaran reli," ujar Gene McGillian, analis dan broker Tradition Energy di Stamford, Connecticut, seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (9/6/2014).
Di Libya, televisi Al-Nabaa melaporkan, Mahkamah Agung Konstitusi di Tripoli mengatakan, pemilihan Ahmed Maetig oleh parlemen tidak konstitusional. Beberapa pelanggaran piagam nasional tercatat selama pemungutan suara, dan bukti akan segera diumumkan.
Libya telah terperosok dalam kerusuhan selama tiga tahun sejak penggulingan Muammar Qaddafi, dengan kekacauan menghentikan pemulihan produksi minyak mentah dan negara dibagi menjadi virtual fiefdoms dikendalikan oleh kelompok bersenjata dengan kepentingan bersaing.
Berdasarkan data yang dikumpulkan Bloomberg, produksi minyak turun menjadi 180.000 barel per hari pada Mei, turun dari 1,35 juta setahun sebelumnya.
(dmd)
Lihat Juga :