BPS Perkirakan Inflasi Juli Terbesar Tahun Ini
Rabu, 11 Juni 2014 - 17:06 WIB
BPS Perkirakan Inflasi Juli Terbesar Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, kenaikan inflasi terbesar tahun ini akan terjadi pada Juli 2014. Perkiraannya sekitar 5% secara year on year (yoy).
Sementara, pada Agustus kemungkinan inflasi akan menurun, bahkan diharapkan akan terjadi deflasi.
"Walaupun inflasi Juli sendiri akan tinggi, karena puasa Lebaran dan tahun baru itu campurlah kira- kira cukup tinggi. Namun, Agustus inflasi akan kecil, karena Lebaran sudah lewat," terangnya di Gedung Kemendag, Jakarta, Rabu (11/6/2014).
Lebih lanjut dia mengatakan, meski pada Agustus akan terjadi kenaikan tarif dasar listrik (TDL), namun hal tersebut tidak terlalu berdampak pada kenaikan inflasi.
"Tapikan nanti harga transportasi turun, harga beras turun, harga minyak goreng pada turun, enggak kelihatan," ujarnya.
Selain itu, Agustus juga merupakan puncak musim panen kedua. Karena itu, kemungkinan turunnya inflasi akan sangat besar. "Kalau Juni saya Kira moderate. Mudah-mudahan di bawah 0,5%. Tapi kalau Juli bisa di atas 0,5% saja sudah bagus," pungkas dia.
Sementara, pada Agustus kemungkinan inflasi akan menurun, bahkan diharapkan akan terjadi deflasi.
"Walaupun inflasi Juli sendiri akan tinggi, karena puasa Lebaran dan tahun baru itu campurlah kira- kira cukup tinggi. Namun, Agustus inflasi akan kecil, karena Lebaran sudah lewat," terangnya di Gedung Kemendag, Jakarta, Rabu (11/6/2014).
Lebih lanjut dia mengatakan, meski pada Agustus akan terjadi kenaikan tarif dasar listrik (TDL), namun hal tersebut tidak terlalu berdampak pada kenaikan inflasi.
"Tapikan nanti harga transportasi turun, harga beras turun, harga minyak goreng pada turun, enggak kelihatan," ujarnya.
Selain itu, Agustus juga merupakan puncak musim panen kedua. Karena itu, kemungkinan turunnya inflasi akan sangat besar. "Kalau Juni saya Kira moderate. Mudah-mudahan di bawah 0,5%. Tapi kalau Juli bisa di atas 0,5% saja sudah bagus," pungkas dia.
(izz)
Lihat Juga :