Pemerintah Baru Hadapi Tantangan Infrastruktur

Rabu, 25 Juni 2014 - 14:28 WIB
Pemerintah Baru Hadapi...
Pemerintah Baru Hadapi Tantangan Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Pemerintah baru akan memiliki tantangan berat dalam pendanaan infrastruktur lantaran dana yang tersedia minim.

“Presiden baru akan menghadapi tantangan berat dalam persoalan infrastruktur. Anggaran yang dibutuhkan besar, namun minim dana,” kata Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Dedi S Priatna dalam Internasional Gas Forum di Jakarta, Rabu (25/6/2014).

Menurut dia, kebutuhan dana infrastruktur dalam pengelolaan pembangunan bisa mencapai Rp4.200 triliun. Sementara kemampuan pemerintah dalam menyiapkan dana alokasi anggaran dari berbagai kerja sama dengan pihak swasta hanya Rp1.200 triliun.

“Artinya itu sekitar 29% yang bisa dipastikan bisa didapat. Sisanya mau dapat dari mana? Makanya dapat saya katakan bahwa tugas pemerintah selanjutnya sangat berat,” kata dia.

Dia menambahkan, persoalan infrastruktur merupakan kegiatan yang krusial dan cukup penting bagi pembangunan nasional. Bahkan, hal ini menjadi indikator atau modal kemajuan suatu negara.

Dalam proyeksi tahun 2025, pemerintah telah mengupayakan agar Indonesia masuk dalam negara yang berpenghasilan menengah ke atas (upper middle). “Padahal infrastruktur itu syarat untuk majunya suatu negara mencapai pembangunan yang positif. Indonesia 2025 harus menjadi negara berpenghasilan menengah atas,” katanya.

Dia menuturkan, sebelum pemerintah menjalankan segala proyek infrastruktur secara menyeluruh, Indonesia perlu merampungkan persoalan infrastruktur di seluruh wilayah. Patokan waktu yang perlu disiapkan untuk menyelesaikan infrastruktur dasar ini harus rampung pada 2019.

“Apa infrastruktur dasar itu? Infrastruktur tersebut adalah listrik. Pemerintah perlu melistriki seluruh wilayah pada tahun 2019 nanti,” tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Bappenas Beberkan 4...
Bappenas Beberkan 4 Terobosan Pembiayaan untuk Pembangunan Infrastruktur
Berita Terkini
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
20 menit yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
39 menit yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
56 menit yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
1 jam yang lalu
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
1 jam yang lalu
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
2 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved