Pemerintah Didesak Segera Benahi Bisnis Mineral

Kamis, 03 Juli 2014 - 15:19 WIB
Pemerintah Didesak Segera...
Pemerintah Didesak Segera Benahi Bisnis Mineral
A A A
JAKARTA - Asosiasi Tembaga Emas Indonesia (ATEI) meminta pemerintah memperhatikan bisnis mineral yang dari hari ke hari dinilai semakin tak bergairah dan tak tentu arah.

Pasalnya, hal tersebut diakibatkan oleh egoisme kebijakan kementerian yang masih tidak pro bisnis.

"Ini disayangkan Presiden SBY selalu mengatakan kebijakan pro bisnis dan perlunya Indonesia Incorporeted, tapi implementasinya tidak jalan, malah bisnis mineral ini berantakan," Kata Ketua ATEI Natsir Mansyur dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Dia mengatakan, pemberlakuan UU No 4/2009 sudah berjalan tujuh bulan, namun kebijakan kementerian teknis yang bisa menggerakan bisnis mineral masih tarik menarik di kementerian, sehingga mengakibatkan pengusaha dan investor stagnan.

ATEI menyayangkan kondisi bisnis mineral ini, di mana pemerintah tidak siap menjalankan UU Minerba. Padahal industri smelter ini sangat dibutuhkan negara.

Dia memaparkan ketidaksiapan pemerintah dan sesuatu yang menghambat bisnis mineral. Di antaranya,pemberlakuan bea keluar (BK) Permenkeu No 6/2014, penerapan Kepres tentang program hilirisasi mineral yang tidak fokus, termasuk tentang kebijakan insentif bagi para investor untuk membangun smelter.

"Kebijakan gas untuk kebutuhan smelter juga belum masuk dalam neraca gas," tambah Natsir.

ATEI menyayangkan dengan terjadinya kasus arbitrase yang dilakukan perusahaan tambang tentang permasalahan itu. Karena dapat merusak citra Indonesia untuk bisnis mineral di mata internasional. Namun, di sisi lain pihaknya mendukung agar pemerintah segera mencari solusi terbaik.

"Saat ini pembangunan industri smelter sangat dibutuhkan, negara lain juga lebih pro bisnis. Jangan sampai kita lagi-lagi tertinggal," kata Natsir.

Terkait permasalahan itu, ATEI meminta kepada pemerintah agar RPP Perindustrian tentang sumber daya alam segera diterbitkan, karena hal itu dapat berdampak baik terhadap pembangunan industri smelter. "Bila aturannya sudah jelas, nanti pasti ada kepastian bahan baku dan jelas arahnya," pungkas Natsir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
37 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
2 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved