Pertumbuhan Ekonomi China Masih Mendapat Tekanan
Senin, 07 Juli 2014 - 12:24 WIB
Pertumbuhan Ekonomi China Masih Mendapat Tekanan
A
A
A
BEIJING - Perdana Menteri China, Li Keqiang mengklaim pertumbuhan ekonomi China pada kuartal kedua (Q2) 2014 meningkat dari tiga bulan sebelumnya. Meski demikian, langkah-langkah dukungan sederhana pemerintah masih dibutuhkan dalam menghadapi tekanan.
Dilansir dari Reuters, Senin (7/7/2014), dalam konferensi pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, yang mengunjungi Beijing, Li mengemukakan, ekonomi China masih menghadapi tekanan ke bawah dan pemerintah akan meningkatkan tindakan untuk meningkatkan pertumbuhan sesuai dengan target.
Dia menyebutkan, pemerintah akan lebih menyempurnakan kebijakan di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut, yang diyakinnya dapat memenuhi target pertumbuhan pemerintah 2014 sekitar 7,5%.
Namun, Li menyatakan, pemerintah tidak berencana mengeluarkan program stimulus besar-besaran.
"Kinerja ekonomi China pada kuartal kedua telah meningkat dari kuartal pertama. Namun, kami tidak akan menurunkan langkah pengamanan (lebih besar) dalam melawan tekanan ke bawah," tandas Li.
Dilansir dari Reuters, Senin (7/7/2014), dalam konferensi pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel, yang mengunjungi Beijing, Li mengemukakan, ekonomi China masih menghadapi tekanan ke bawah dan pemerintah akan meningkatkan tindakan untuk meningkatkan pertumbuhan sesuai dengan target.
Dia menyebutkan, pemerintah akan lebih menyempurnakan kebijakan di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut, yang diyakinnya dapat memenuhi target pertumbuhan pemerintah 2014 sekitar 7,5%.
Namun, Li menyatakan, pemerintah tidak berencana mengeluarkan program stimulus besar-besaran.
"Kinerja ekonomi China pada kuartal kedua telah meningkat dari kuartal pertama. Namun, kami tidak akan menurunkan langkah pengamanan (lebih besar) dalam melawan tekanan ke bawah," tandas Li.
(dmd)
Lihat Juga :