PLN Tunggu SOP BI untuk Hedging

Selasa, 22 Juli 2014 - 20:17 WIB
PLN Tunggu SOP BI untuk...
PLN Tunggu SOP BI untuk Hedging
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero hingga saat ini belum melakukan upaya hedging (lindung nilai) seperti yang diinstruksikan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk perusahaan berplat merah.

Kepala Divisi Keuangan Corporate PLN, Rawan Insani mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu Standard Operating Procedure (SOP) dari Bank Indonesia (BI) terkait hal tersebut.

"Kalau hedging saat ini kita masih menunggu SOP-nya dari BI," ujar dia di Mandarin Oriental Hotel Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya menginginkan proses lindung nilai yang aman dan tidak merugikan perseroan. Oleh sebab itu, pihaknya sudah hampir selesai mendiskusikan hal ini kepada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun).

"Hedging kita sudah melakukan persiapan. Tapi manajemen masih diskusi dengan kepolisian dan Jamdatun. Kita mau aman, tidak mau seperti Indosat. Tidak mau di kemudian hari ada yang dirugikan," imbuh dia.

Menurutnya, perseroan juga mengeluhkan fee untuk hedging yang terlalu besar. Namun dia mengatakan pihaknya pasti akan melakukan hedging.

"Kita masih nunggu form, supaya semuanya aman. Sekarang masih belum final. Nanti baru kita lakukan," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
9 menit yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
50 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved