Pemerintah Dinilai Tak Mampu Baca Situasi Global

Sabtu, 09 Agustus 2014 - 14:15 WIB
Pemerintah Dinilai Tak...
Pemerintah Dinilai Tak Mampu Baca Situasi Global
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) telah mengeluarkan surat edaran mengenai pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Hal tersebut agar kuota BBM bersubsidi sebesar 46 juta kiloliter (kl) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 tidak jebol.

Dalam surat edarannya, BPH Migas mengatakan, bahwa bahan bakar solar bersubisidi mulai 1 Agustus 2014 dilarang diperjualbelikan di daerah Jakarta Pusat.

Selain itu, mulai 6 Agustus 2014 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di rest area jalur tol dilarang menjual BBM jenis premium.

Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy menilai, pemerintah salah menerapkan kebijakan dengan melakukan pembatasan tersebut.

Bahkan, dia menilai kebijakan tersebut ditempuh lantaran pemerintah tidak mampu membaca situasi ekonomi global dengan baik.

"Kesalahannya sudah dari awal. Kesalahan membaca situasi ekonomi global. Situasi ekonomi Amerika Serikat (AS). AS mereka pikir berubah jadi produsen utama minyak. Mereka enggak mampu membaca," ujar dia kepada Sindonews, Sabtu (9/8/2014).

Ichsanuddin mengatakan, pembatasan itu seharusnya dilakukan terhadap PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mengeruk dan mengonsumsi solar sangat besar.

"Mustinya konsumsi (BBM) yang gila-gilaan kan PLN. Makanya, ini kesalahan kebijakan, ketidakmampuan pemerintah membaca prediksi yang paling mendasar. Ketidakmampuan membaca situasi global. Ini sudah berkali-kali, kemampuan pemerintah baca situasi global rendah, karena bangun optimisime tanpa dasar," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
11 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
11 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
24 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
37 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved