Harga Emas Antam Susut Rp2.000/Gram

Rabu, 13 Agustus 2014 - 09:32 WIB
Harga Emas Antam Susut...
Harga Emas Antam Susut Rp2.000/Gram
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini susut Rp2.000 per gram setelah kemarin bertahan.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Rabu (13/8/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp535.000 per gram dibanding sebelumnya di harga Rp537.000 per gram.

Begitu juga harga buyback emas perseroan juga turun dengan nominal sama menjadi Rp478.000 per gram dibanding kemarin di harga Rp480.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.030.000, dengan harga per gram Rp515.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.527.000 dengan harga Rp509.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.024.000 dengan harga per gram Rp506.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.530.000 dengan harga per gram dihargai Rp506.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.010.000, dengan harga per gram Rp501.000.

Harga emas 25 gram Rp12.450.000 dengan harga per gram Rp498.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.850.000, dengan harga per gram Rp497.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp49.650.000, dengan harga per gram Rp496.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp124.000.000, dengan harga per gram Rp496.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp247.800.000, dengan harga per gram Rp495.600.

Sementara harga emas global kembali diperdagangakan di bawah harga tertinggi tiga pekan karena kekhawatran investor terhadap kelanjutan ketegangan di Gaza serta Ukraina dan Rusia, yang akan memberi imbas terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS).

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada harga USD1.309,12 per ons pada pukul 09.12 di Singapura, turun dari hari sebelumnya di harga USD1.309,51. Logam ini pada 8 Agustus mencapai harga USD1.322,76, level tertinggi sejak 18 Juli dipicu direstuinya serangan udara AS ke militan Islam di Irak oleh Presiden AS Barack Obama.

Harga logam mulia naik 8,9% sepanjang tahun ini di tengah ketegangan di Ukraina, Irak dan Gaza, yang mendorong permintaan emas dan pemulihan global tidak merata. Data kemarin menunjukkan bahwa kepercayaan investor Jerman jatuh ke level terendah sejak 2012, mengirimkan euro ke level terendah sembilan bulan terhadap USD.

Pemerintah di Kiev berselisih mengenai konvoi Rusia yang membawa bantuan ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak, sementara Israel siap untuk melanjutkan serangan baru di Gaza.

"Permintaan pada aset aman karena faktor geopolitik telah memicu harga emas lebih tinggi baru-baru ini. Kondisi makroekonomi, seperti kecepatan pemulihan akan menjadi pendorong untuk emas. Ke depan, permintaan emas di China tetap bergairah," kata analis di Yongan Futures Co Yang Xi seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (13/7/2014).

Emas di Comex New York untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada harga USD1.310,10 per ons dari sebelumnya di harga USD1.310,60.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
6 jam yang lalu
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
6 jam yang lalu
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
8 jam yang lalu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
11 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
14 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved