Kenaikan Elpiji 12 Kg Tak Perlu Izin Presiden

Rabu, 13 Agustus 2014 - 14:49 WIB
Kenaikan Elpiji 12 Kg...
Kenaikan Elpiji 12 Kg Tak Perlu Izin Presiden
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berencana menaikkan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) pada Agustus. Rencana ini sedikit molor dari rencana awal yang dijadwalkan kenaikannya pada Juli.

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, pihaknya tidak perlu meminta persetujuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menaikkan harga elpiji tersebut. (Baca: Harga Elpiji 12 Kg Akan Naik Bulan Ini)

"Tidak ada dasar hukumnya Pertamina untuk minta persetujuan (Presiden), karena bukan barang subsidi," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Dia menegaskan, masalah kenaikan harga elpiji 12 kg murni aksi korporasi. Sebab gas yang sebagian besar dinikmati kalangan menengah ke atas itu, bukan barang subsidi, sehingga tidak memerlukan izin dari pemerintah.

"Yang diperlukan sesuai Permen (Peraturan Menteri) ESDM adalah kita melaporkan kepada pemerintah. Pertamina selalu melaporkan rencana kenaikan ini kepada kementerian terkait, yaitu Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kemenkeu dan Kemenko Perekonomian," terang Ali.

Dia meyakini, pemerintah juga tidak akan mengintervensi kenaikan ini, karena jika pemerintah mengintervensi, maka ada liability dan konsekuensi yang ditanggung pemerintah untuk menanggung selisih harga.

"Itu diperlakukan sebagai barang subsidi kalau ada intervensi pemerintah. Surat pemberitahuan, melaporkan rencana kenaikan sudah diajukan, bukan meminta izin karena memang tidak memerlukan izin," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Presiden Palestina Pecat...
Presiden Palestina Pecat 12 Gubernur di Tepi Barat dan Jalur Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved