Jelang AEC, KKP Tingkatkan Peran Penyuluh Perikanan

Selasa, 02 September 2014 - 11:46 WIB
Jelang AEC, KKP Tingkatkan...
Jelang AEC, KKP Tingkatkan Peran Penyuluh Perikanan
A A A
JAKARTA - ASEAN Economic Community (AEC) yang akan berlangsung pada 2015 semakin di depan mata. Pemerintah Indonesia saat ini tengah menyiapkan berbagai upaya agar tidak kalah saing dengan negara lainnya di lingkungan ASEAN.

Dalam menghadapi persaingan ekonomi di tingkat regional tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun terus berupaya meningkatkan peran serta penyuluh perikanan sebagai agent of changes dan ujung tombak pembangunan ekonomi.

"Bukan hanya ditingkatkan dalam hal kuantitas, Namun secara kualitas dipersiapkan agar menjadi penyuluh perikanan tangguh, andal, dan kompeten," ujar Menteri KKP Sharif C Sutardjo pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan di Kementerian KKP, Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Menurutnya, saat ini penyuluh perikanan hanya berjumlah 12.113 orang, atau 15,76% dari total jumlah penyuluh di Indonesia yang mencapai 76.877 Orang. Angka tersebut sangat kecil bila dibandingkan jumlah penyuluh pertanian sebanyak 56.335 orang atau 73,38%.

"Padahal, Indonesia sebagai negara maritim memiliki nilai potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar bila dibandingkan sektor pertanian, yakni mencapai Rp3.000 triliun per tahun," tambah dia.

Sharif mengatakan, potensi tersebut belum dapat digarap dengan maksimal, sebab masih kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya kelautan dan perikanan.

"Sehingga, peran serta penyuluh perikanan yang tangguh sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat memaksimalkan pontensi yang kita miliki," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
22 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Disegani Dunia, Ini...
Disegani Dunia, Ini 4 Peran Erdogan dalam Kebangkitan Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved