Bos Bitcoin Bantah Kerja Sama dengan Indomaret

Selasa, 09 September 2014 - 12:17 WIB
Bos Bitcoin Bantah Kerja...
Bos Bitcoin Bantah Kerja Sama dengan Indomaret
A A A
JAKARTA - CEO PT Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan menegaskan bahwa Indomaret tidak mengenal dan tidak pernah menjalin kerja sama apapun dengan Bitcoin.

Karena itu, Oscar meminta maaf kepada Indomaret menyusul pemberitaan yang bahwa Bitcoin sudah bisa dibeli di Indomaret dan berjalan lancar.

"Tidak benar Indomaret kerja sama dengan Bitcoin," tegasnya meralat dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Senin (8/9/2014).

Pihaknya mengakui bahwa penggunaan nama dan logo Indomaret tanpa sepengetahuan dan seizin Indomaret, serta seolah ada kerja sama antara Bitcoin dengan Indomaret.

Pemberitaan yang menyatakan produk Bitcoin bisa dibeli di Indomaret dengan cara melakukan top up adalah tidak benar. Oscar mengakui, produk uang virtual Bitcoin yang bisa diisi ulang di Indomaret merupakan pernyataan sepihak tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu pada Indomaret.

“Bitcoin bukan merchant Indomaret, sehingga memang tidak ada kerja sama dalam bentuk apapun antara Indomaret dengan Bitcoin," tegas dia.

Oscar menjelaskan, Bitcoin Indonesia hanya bekerja sama dengan iPaymu.com yang memfasilitasi pembayaran dari Indomaret. "Kami tidak pernah berkerja sama dengan Indomaret dan sistem tersebut tidak kami lanjutkan mulai 4 September 2014," ungkap Oscar.

Menurutnya, pemberitaan mengenai tersedianya voucher di Indomaret tidaklah benar. "Untuk itu kami meminta maaf kepada seluruh manajemen Indomaret, yang menjadi tidak nyaman dan secara tidak sengaja menimbulkan kesalahpahaman terhadap adanya kesan kerja sama Bitcoin Indonesia dengan Indomaret," ungkap dia.

Head Of Marketing iPaymu Iwan Himawan, mengatakan, bahwa Bitcoin pernah menjadi member iPaymu, tetapi pihak iPaymu tidak pernah mengizinkan Bitcoin baik secara formal maupun non formal untuk menyebarkan segala jenis berita atau komunikasi yang menunjukkan hubungan antara Bitcoin dan Indomaret.

"Untuk itu segala hal yang berkaitan dengan pemberitaan tentang Bitcoin menjadi tanggung jawab sepenuhnya pihak Bitcoin Indonesia," ujar Iwan.

iPaymu, lanjut Iwan, memastikan kasus yang terjadi dengan Bitcoin tidak akan terjadi lagi di kemudian hari.

"Kami meninjau ulang seluruh syarat dan ketentuan yang mengatur perjanjian kerja sama mitra agar tidak ada kesalahpahaman di masa depan. Kami juga menyampaikan permintaan maaf iPaymu kepada Indomaret untuk setiap dampak negatif yang dibuat Bitcoin," pungkas Iwan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Buruh Gelar Aksi Boikot...
Buruh Gelar Aksi Boikot Indomaret
Jangan Sampai Kehabisan!...
Jangan Sampai Kehabisan! Beli Tiket Indomaret Fun Run 2026 di BRImo, Langsung Diskon Rp 25 Ribu
Minimarket di Suding...
Minimarket di Suding Ludes Terbakar Diduga Korsleting
Profil Howard Tomotius...
Profil Howard Tomotius Palar, Bos Indomaret yang Meninggal Tertabrak Truk
Kemnaker Dorong Manajemen...
Kemnaker Dorong Manajemen dan Pekerja Indomarco Selesaikan Perselisihan Secara Musyawarah
Direktur Indomaret Wafat,...
Direktur Indomaret Wafat, Begini Kinerja Saham Indoritel
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
1 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
1 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
1 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
2 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
2 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved