150 SPBU-G Pertamina Butuh Investasi Rp1,5 T
Kamis, 25 September 2014 - 15:33 WIB
150 SPBU-G Pertamina Butuh Investasi Rp1,5 T
A
A
A
JAKARTA - Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, satu SPBU dengan satu unit dispenser, compressor, dryer dan truck tangki CNG membutuhkan dana investasi sekitar Rp8-10 miliar. Disamping itu, perlu ada mother station (pemasok gas/CNG).
“Syarat lainnya kalau kita mau konversi Jawa maka betul-betul untuk seluruh Jawa tidak bisa clustering. Jakarta saja kita punya 267 SPBU. Kalau difokuskan di Jakarta 10% di tahun pertama maka kita siap,” kata dia.
Dia mengatakan bahwa Pertamina bisa menyiapkan dana sendiri tanpa harus pemerintah mengeluarkan uang terlebih dahulu dengan cara mengurangi dividen. Apabila dalam satu tahun 5% maka artinya 150 SPBU dikalikan Rp10 miliar maka totalnya adalah Rp1,5 triliun.
“Tahun lalu dividen Pertamina Rp9 trilun jadi kalau dipotong Rp1,5 triliun bisa jadi 150 SPBU-G dan penghematan yang bisa didapat cukup besar. Volume BBM bersubsidi turun, polusi bisa lebih baik, konsumsi gas meningkat sehingga semua diuntungkan dengan program ini,” katanya.
(Baca: Pertamina Targetkan Bangun 150 SPBU-Gas dalam Setahun)
“Syarat lainnya kalau kita mau konversi Jawa maka betul-betul untuk seluruh Jawa tidak bisa clustering. Jakarta saja kita punya 267 SPBU. Kalau difokuskan di Jakarta 10% di tahun pertama maka kita siap,” kata dia.
Dia mengatakan bahwa Pertamina bisa menyiapkan dana sendiri tanpa harus pemerintah mengeluarkan uang terlebih dahulu dengan cara mengurangi dividen. Apabila dalam satu tahun 5% maka artinya 150 SPBU dikalikan Rp10 miliar maka totalnya adalah Rp1,5 triliun.
“Tahun lalu dividen Pertamina Rp9 trilun jadi kalau dipotong Rp1,5 triliun bisa jadi 150 SPBU-G dan penghematan yang bisa didapat cukup besar. Volume BBM bersubsidi turun, polusi bisa lebih baik, konsumsi gas meningkat sehingga semua diuntungkan dengan program ini,” katanya.
(Baca: Pertamina Targetkan Bangun 150 SPBU-Gas dalam Setahun)
(gpr)
Lihat Juga :