Proses Seleksi Direksi Pertamina Patut Dicurigai

Selasa, 11 November 2014 - 13:17 WIB
Proses Seleksi Direksi...
Proses Seleksi Direksi Pertamina Patut Dicurigai
A A A
JAKARTA - Pengamat kebijakan publik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, proses seleksi calon Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) tidak boleh serampangan apalagi dilakukan atas dasar persekongkolan kelompok kepentingan yang hanya memburu rente.

Menurutnya, pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno, bahwa Dirut Pertamina yang penting manajerial, dan hal teknikal keahlian bisa dibeli serta tidak perlu memahami industri Migas, sangat berbahaya, tendensius dan sarat kepentingan.

"Saat ini yang menjadi masalah adalah proses seleksi calon Direksi Pertamina yang dilalukan menteri BUMN Rini Soemarno. Sejumlah persoalan tersebut salah satunya proses seleksi cenderung tertutup, sehingga belum memenuhi asas transparansi," ujar Karyono saat dihubungi, Selasa (11/11/2014).

Karyono menambahkan, hingga saat ini belum terdengar kabar bahwa Rini Soemarno melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam proses seleksi, sehingga belum memenuhi asas akuntabilitas publik.

"Dari nama-nama calon direksi yang mengikuti fit and proper test melalui PT DDI tidak ada yang memenuhi syarat kompetensi di bidang tata kelola minyak dan gas. Ini berbahaya jika proses seleksi ini dilanjutkan," jelasnya.

Pasalnya, lanjut Karyono, untuk memimpin perusahaan sebesar pertamina harus memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang Migas dari hulu sampai hilir. Bahkan kandidat kuat Rifnaldi Firmansyah mantan Dirut Telkom, terkesan dipakasakan, meski tidak memiliki kompetensi di bisnis Migas.

"Proses seleksi semacam ini akan semakin membuat kecurigaan publik. Maka dari itu, mengingat pentingnya peran Pertamina, sebaiknya Presiden Jokowi harus berperan aktif dalam proses seleksi calon direksi dan komisaris Pertamina. Apalagi kooptasi Soemarno cs, Jusuf Kalla dan Arifin Panigoro semakin menguat informasinya," pungkasnya.

Seperti diketahui, nama-nama calon direksi Pertamina yg mengikuti fit and proper adalah Budi Sadikin (Dirut Bank Mandiri), Sunarso (Direksi Bank Mandiri), Zulkifli Zaini (Mantan Dirut Bank Mandiri), Fahmi Muhtar (Mantan Dirut PLN), Dwi Sucipto (Dirut Semen Indonesia), dan Rifnaldi Firmansyah (Mantan Dirut Telkom).
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
15 menit yang lalu
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
40 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
49 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
3 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved