Harga Emas Berjangka Melonjak

Sabtu, 15 November 2014 - 11:30 WIB
Harga Emas Berjangka...
Harga Emas Berjangka Melonjak
A A A
NEW YORK - Harga emas berjangka melonjak, melanjutkan kenaikan dua hari terbesar sejak Juni 2014 karena naiknya harga minyak meredam kekhawatiran terhadap inflasi. Hal ini mendorong permintaan terhadap emas. Harga perak juga melonjak terbesar dalam sembilan bulan.

Sebelumnya kemerosotan harga minyak mentah kemungkinan akan mendorong produsen mengurangi produksi, membantu menstabilkan harga. Sementara Gubernur The Fed St Louis James Bullard mengatakan bahwa ekspektasi inflasi telah pulih sejak Oktober 2014.

"Lonjakan harga minyak menjadi katalis. Ada banyak uang untuk melakukan pembelian," kata Direktur Perdagangan Logam di Vision Financial Markets David Meger seperti dilansir dari Bloomberg, Sabtu (15/11/2014).

Emas berjangka di Comex, New York untuk pengiriman Desember naik 2,1% menjadi USD1.185,60 pada pukul 01.38 pagi di New York. Sebelumnya, harga emas mencapai USD1.192,90, tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 31 Oktober. Dalam dua hari, harga emas telah naik 2,3%, terbesar sejak 20 Juni 2014.

Total volume emas naik menjadi sekitar 315.276 kontrak, naik dari kontrak tertinggi tahun ini sebanyak 300.000, kemarin, dengan animo agregat naik ke level tertinggi sejak 22 Mei 2013.

Sementara lebih dari 10.000 kontrak untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada pukul 10:06 pagi, dengan harga melompat 1,5% dalam waktu 6 menit dan menghapus penurunan sebelumnya.

Adapun perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 4,4% menjadi USD16,314 per ons, kenaikan terbesar sejak 14 Februari. Di New York Mercantile Exchange, platinum berjangka untuk pengiriman Januari naik 1,2% menjadi USD1.213,10 per ons.

Sedangkan palladium berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,1% menjadi USD771,35 per ons. Tahun ini, platinum turun 12%, sedangkan paladium naik 7,4%. Emas terkoreksi 1,4% dan perak anjlok 16%.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Harga Emas Masih Bertengger...
Harga Emas Masih Bertengger di Rp932 Ribu per Gram
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved