Susi: Banyak Kapal Bodong Gunakan Nama Natuna

Kamis, 27 November 2014 - 15:07 WIB
Susi: Banyak Kapal Bodong...
Susi: Banyak Kapal Bodong Gunakan Nama Natuna
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan sering melihat kapal bodong yang berlayar di Indonesia menggunakan nama Natuna di bodi kapal.

Menurut dia, banyaknya kapal bodong yang mengambil untung dari wilayah tanah air ini menandakan lemahnya penegakkan hukum di Indonesia.

Karena itulah, pada awal masa jabatannya Susi melakukan gebrakan dengan memberlakukan moratorium izin kapal atau penghentian penerbitan izin kapal penangkap ikan.

Namun dengan adanya moratorium tersebut, diakui Susi membuat sejumlah negara menjadi khawatir karena kapal mereka berlayar ilegal di laut Indonesia.

"Policy yang saya buat sudah mendapatkan artikel analisis positif. Walaupun mereka (negara asing) terkesan khawatir, tapi mereka tahu this is Indonesia right and starting announcing what Indonesia want," paparnya di Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Moratorium yang dia berlakukan ini disadari sejumlah negara merupakan satu hal yang bisa diterima dan wajar untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim yang besar.

"Mereka sadar what happen di laut kita, jadi itu satu hal yang acceptable," tegasnya.

Susi pun memberi contoh penegakkan hukum yang menyangkut wilayah kedaulatan perairan Malaysia. "Sampan satu masuk ke perbatasan satu mil di Malaysia saja ditangkap. Nelayan kecil kita ikut ditangkap," kata dia.

Ironisnya, di perairan Indonesia ribuan kapal bodong melenggang bebas. "How come we have thousand out there. Ini satu miror yang buat kita we have to solve this. It has to be stop," tegasnya.

Untuk itu, Susi mengajak sejumlah anggota Dewan Kelautan Indonesia (Dekin) serta sejumlah kalangan untuk tak lagi memunggungi laut Indonesia lagi.

"Saya mohon Dekin untuk jadi salah satu advicer saja tapi sebagai partisipan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
6 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
6 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
7 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
7 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
7 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved